Nanning, Radio Bharata Online - Perdana Menteri Laos, Sonexay Siphandone, memuji inisiatif yang diusulkan oleh Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dengan mengatakan bahwa inisiatif tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi rakyat kedua negara dan anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) lainnya.

Perdana Menteri Laos itu membuat pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara dengan China Global Television Network (CGTN). Ia juga menyinggung bahwa Tiongkok telah membantu Laos dengan memacu pertumbuhan di berbagai sektor, termasuk investasi, perdagangan, dan pariwisata.

"Partai Komunis dan pemerintah Laos selalu mendukung semua inisiatif yang diusulkan oleh pemimpin Tiongkok, terutama Prakarsa Sabuk dan Jalan, yang telah memberi kami banyak manfaat. Sebagai contoh, proyek kereta api Tiongkok-Laos. Proyek ini telah mendorong konektivitas antara kedua negara kami dan negara-negara ASEAN. Selama bertahun-tahun, proyek ini telah mencapai hasil yang sangat baik di berbagai bidang seperti investasi, perdagangan, budaya, dan pariwisata. Sebagai salah satu dari 53 negara yang berinvestasi di Laos, Tiongkok menempati urutan pertama dalam hal total investasi," ujar Siphandone.

"Selama pandemi Covid-19, Laos menerima lebih dari 1 juta wisatawan Tiongkok. Pada 13 April 2023, kedua negara bersama-sama meluncurkan jalur kereta api internasional Tiongkok-Laos. Pada tahun 2024, Laos merayakan tahun pariwisatanya. Kami menyambut wisatawan Tiongkok dan wisatawan dari negara-negara ASEAN untuk mengunjungi Laos. Dalam hal pendidikan, sejumlah besar siswa internasional dari negara-negara ASEAN datang ke Tiongkok untuk studi lebih lanjut setiap tahun, dan banyak siswa menerima beasiswa yang diberikan oleh China," tambahnya.

Ia juga mengatakan Laos siap bekerja sama dengan Tiongkok untuk lebih meningkatkan konektivitas antara Tiongkok dan ASEAN.

"Laos sangat mendukung usulan Presiden Xi Jinping untuk memperkuat komunitas masa depan bersama antara Tiongkok dan negara-negara ASEAN. Tiongkok dan ASEAN adalah mitra dagang yang penting bagi satu sama lain. Kita harus memperkuat ekspor produk dari Laos dan negara-negara ASEAN ke Tiongkok. Laos berencana untuk membangun jalan raya yang menghubungkan Tiongkok-Laos-Thailand dan juga berencana untuk membangun jalur kereta api di selatan Laos untuk menghubungkan Tiongkok, Laos, dan Kamboja. Pemerintah Laos, Tiongkok, dan Thailand telah mencapai kesepakatan dan menandatangani nota kerja sama mengenai jalur kereta api yang akan menghubungkan Malaysia dan Singapura," jelas Sonexay Siphandone kepada CGTN.