Beijing, Radio Bharata Online - Adel bin Abdulrahman Al-Asoomi, Presiden Parlemen Arab, dalam kunjungannya ke Tiongkok baru-baru ini mengatakan Prakarsa Sabuk dan Jalan atau Belt and Road Initiative (BRI) yang diusulkan oleh Presiden Tiongkok, Xi Jinping, adalah sebuah inisiatif global yang akan membawa manfaat bagi dunia secara luas.
Al-Asoomi mengatakan bahwa hubungan Arab dan Tiongkok saat ini sedang berada dalam masa keemasan. Pihak Arab menganggap pihak Tiongkok sebagai mitra strategis yang dapat diandalkan dan tulus, dan berharap untuk terus memperkuat rasa saling percaya yang bersahabat antara negara-negara Arab dan Tiongkok, mempromosikan kerja sama yang saling menguntungkan, dan membawa hubungan Arab-Tiongkok ke tingkat yang baru.
"Tiongkok adalah mitra strategis yang sangat penting bagi negara-negara Arab, dan banyak proyek berskala besar di negara-negara Arab saat ini sedang dibangun oleh Tiongkok. Tidak diragukan lagi bahwa proyek-proyek ini adalah hasil dari kerja sama Tiongkok-Arab. Kami percaya bahwa hubungan Tiongkok-Arab berada dalam kondisi terbaik dan dalam periode terbaik, dan hubungan yang baik ini akan membawa manfaat bagi Tiongkok dan negara-negara Arab. Kerja sama ini tidak diragukan lagi akan bertransformasi menjadi hasil yang nyata, terutama di bidang ekonomi," kata Al-Asoomi.
Perlu diketahui bahwa tahun ini menandai ulang tahun ke-10 Prakarsa Sabuk dan Jalan. Al-Asoomi mengatakan negara-negara Arab sangat menghargai dan mendukung Prakarsa Sabuk dan Jalan, dan percaya bahwa prakarsa ini akan berhasil dan membawa manfaat bagi seluruh dunia.
"Belt and Road Initiative yang diusulkan oleh Presiden Xi Jinping bersama dengan beberapa inisiatif global lainnya seperti Inisiatif Peradaban Global, Inisiatif Pembangunan Global, dan Inisiatif Keamanan Global telah mengartikulasikan bahwa Tiongkok berharap untuk memainkan peran aktif dalam mempromosikan pembangunan global. Belt and Road Initiative dipandang sebagai inisiatif global, bukan hanya milik Tiongkok, dan semua negara memiliki pandangan positif terhadap inisiatif ini dan percaya bahwa berbagai rencana dalam inisiatif ini dapat direalisasikan dan membawa manfaat bagi dunia secara luas. Inisiatif ini telah mendapatkan dukungan dari semua negara Arab. Inisiatif ini merupakan visi penting untuk masa depan, yang menyerukan kepada negara-negara di seluruh dunia untuk bekerja sama dan melayani kepentingan dan kesejahteraan semua negara dan masyarakat," jelas Al-Asoomi.
Mengenai bergabungnya Mesir, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab ke dalam mekanisme BRICS, Al-Asoomi mengatakan Parlemen Arab sangat mendukung dan percaya bahwa hal itu akan membawa banyak manfaat bagi negara-negara Arab. Ia juga optimis dan berharap mekanisme BRICS akan memainkan peran yang lebih besar di masa depan.