Thailand, Radio Bharata Online - Pelatihan angkatan laut bersama "Blue Strike-2023" yang diselenggarakan oleh Tiongkok dan Thailand berhasil berakhir pada hari Sabtu (9/9) lalu. Dengan upaya bersama, kedua angkatan laut menyelesaikan pelatihan yang dijadwalkan di darat dan di laut.

Upacara penutupan untuk pelatihan bersama selama seminggu diadakan di kapal militer Thailand, dengan lebih dari 300 perwira angkatan laut dan tentara yang berpartisipasi. Beberapa perwira dan prajurit yang ikut serta dalam pelatihan itu menerima penghargaan dari komando gabungan.

"Latihan bersama antara angkatan laut Tiongkok dan Thailand merupakan acara diplomatik militer yang penting yang dapat meningkatkan rasa saling percaya dan memperkuat hubungan bilateral. Ini juga merupakan kesempatan yang baik untuk menunjukkan hasil transformasi angkatan laut Tiongkok serta citra baiknya. Selain itu, pelatihan ini semakin mempromosikan pertukaran dan kerja sama bilateral, serta meningkatkan pengaruh pelatihan angkatan laut bersama 'Blue Strike-2023' Tiongkok-Thailand," ujar Peng Peng, Komandan armada angkatan laut dalam pelatihan angkatan laut bersama 'Blue Strike-2023'.

Rangkaian latihan Blue Strike dimulai pada tahun 2010. Pelatihan tahun ini merupakan yang kelima. Selama 13 tahun terakhir, sesi pelatihan telah diperluas dari marinir ke armada angkatan laut, yang mencakup berbagai angkatan.