JAKARTA, Radio Bharata Online – Jumat lalu, Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Li Qiang di Istana Merdeka, membahas tentang perkembangan kerja sama antara RI-RRT, sebagai tindak lanjut pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Presiden Xi Jinping pada bulan Juli 2023 lalu di Chengdu. Kerja sama ini mencakup bidang investasi, perdagangan, pembangunan infrastruktur, kesehatan dan kemitraan kawasan maupun global.
Di bidang investasi, dibahas rencana Contemporary Amperex Technology Co Limited (CATL) untuk pengembangan produksi baterai EV terintegrasi, pembangunan industri petrokimia dengan perusahaan Tongkun dan Xingfengmin, dan pembangunan pabrik kaca Xinyi.
Selain itu poin ini juga membahas terkait Two Countries Twin Parks, yang dapat menjadi sebuah jembatan investasi manufaktur dan penguatan akses pasar, untuk perusahaan Indonesia dan Tiongkok.
Lebih lanjut, dalam pertemuan ini, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama dengan Menteri Perdagangan RRT Wang Wentao, melakukan penandatanganan MoU antara RI dan Tiongkok, dalam kerjasama Niaga Elektronik. Nota Kesepahaman ini merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman sebelumnya di bidang Ekonomi Digital, yang keduanya ditandatangani pada saat KTT G20 di Bali bulan November 2022.
Menurut Menko Airlangga, MoU ini mempromosikan perdagangan produk Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui niaga elektronik, layanan logistik perdagangan elektronik, paperless trading, layanan pembayaran lintas batas, penerapan big data dan Kecerdasan Buatan, serta integrasi Internet of Things (IoT).
Selanjutnya di sektor infrastruktur, dibahas peresmian dan operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung, serta kerja sama pembangunan Ibu Kota Nusantara. Kedua negara mendorong adanya implementasi konkret pembentukan kerja sama baru antara Otoritas IKN dan Shenzhen, untuk perencanaan pembangunan kota. Selain itu, kedua pemimpin juga membahas partisipasi aktif dan realisasi investasi sektor swasta dan juga BUMN RRT, dalam pengembangan konstruksi di IKN. (ekon.go.id)