Beijing, Radio Bharata Online - Seorang pejabat Kementerian Transportasi Tiongkok mengatakan pada hari Kamis (21/12) di Beijing bahwa Tiongkok telah memperluas jaringan transportasinya pada tahun 2023 dengan membangun jalur kereta api berkecepatan tinggi, memperbaiki jalan tol dan meningkatkan bandara sipil.

Berbicara pada sebuah konferensi pers, Li Yang, Wakil Menteri Transportasi Tiongkok, mengatakan dalam 11 bulan pertama tahun ini, jarak tempuh jalan pedesaan yang baru direnovasi melebihi 160.000 kilometer, dan lebih dari 300 kota dan desa baru mendapatkan akses ke jalan yang diklasifikasikan sebagai jalan tingkat tiga ke atas.

Li mengatakan bahwa pada periode yang sama, investasi di jalan pedesaan mencapai lebih dari 455 miliar yuan (sekitar 987 triliun rupiah), untuk lebih lanjut melayani strategi revitalisasi pedesaan Tiongkok.

"Dari Januari hingga November, 3,6 triliun yuan (sekitar 7.808 triliun rupiah) investasi aset tetap di bidang transportasi telah diselesaikan. Pada tahun lalu, 1.700 kilometer jalur kereta api berkecepatan tinggi baru telah dibangun. Lebih dari 7.000 kilometer jalan bebas hambatan telah direnovasi atau dibangun. Dan dua bandara transportasi sipil telah disertifikasi," kata Li.

Ia juga mengatakan kementerian tersebut terus mempromosikan kerja sama transportasi global pada tahun 2023, mendorong pembangunan berkualitas tinggi dalam konektivitas lalu lintas di bawah Prakarsa Sabuk dan Jalan, dan menambahkan bahwa Tiongkok telah menandatangani perjanjian transportasi udara bilateral dengan 104 negara, dan menjalin hubungan kelaikan udara bilateral dengan 28 negara.

Li mengungkapkan bahwa dalam 11 bulan pertama tahun ini, perjalanan penumpang lintas wilayah di Tiongkok mencapai lebih dari 55 miliar, meningkat lebih dari 34 persen dari tahun ke tahun.