Beijing, Radio Bharata Online - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mengatakan bahwa ia menyambut Barbados untuk menaiki "kereta cepat" pembangunan Tiongkok dan untuk membangun komunitas Tiongkok-Barbados yang lebih dekat dengan masa depan bersama saat bertemu dengan Perdana Menteri Barbados, Mia Amor Mottley, pada hari Selasa (27/6) di Beijing.
"Saya menyampaikan sambutan tulus saya kepada Anda atas kunjungan Anda ke Tiongkok dan untuk menghadiri Summer Davos. Barbados adalah negara pertama di Karibia Timur yang menjalin hubungan diplomatik dengan Tiongkok dan juga merupakan teman baik dan mitra Tiongkok di wilayah tersebut. Nyonya Perdana Menteri bersahabat dengan Tiongkok an menjadikan pengembangan hubungan dengan Tiongkok sebagai prioritas diplomatik, yang sangat saya hargai," ujar Xi.
"Seperti yang selalu dikatakan orang Barbad, Satu Tangan Tidak Bisa Bertepuk Tangan. Ada juga pepatah lama di Tiongkok yang mengatakan 'bahkan gunung dan laut tidak dapat memisahkan orang dengan tujuan dan visi yang sama'. Kedua negara, meskipun dipisahkan oleh lautan, berbagi tujuan bersama dan telah bekerja bahu membahu untuk memperdalam hubungan bilatera," lanjutnya.
"Tiongkok menyambut Barbados di atas 'kereta cepat' pembangunan Tiongkok, dan memainkan orkestra kerja sama saling menguntungkan dengan Tiongkok untuk membangun komunitas Tiongkok-Barbados yang lebih dekat dengan masa depan bersama," tambah Xi.
"Tuan Presiden, izinkan saya berterima kasih kepada Anda dan pemerintah Anda atas keramahtamahan yang sangat, sangat murah hati dan keramahtamahan hangat yang diberikan kepada kami. Negara Anda telah mampu menghilangkan kemiskinan ekstrem, itu adalah keinginan alami setiap negara untuk rakyatnya," kata Mottley kepada Xi selama pertemuan tersebut.
"Dan Inisiatif Pembangunan Global Anda, yang mencerminkan tujuan pembangunan yang dibawa ke setiap individu dan setiap negara, adalah sesuatu yang kami temukan selaras dengan kami," imbuhnya.
Atas undangan Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, Mottley tiba di Beijing pada Sabtu (24/6) sore lalu untuk melakukan kunjungan resmi selama empat hari ke Tiongkok, dan menghadiri Pertemuan Tahunan Para Juara Baru Forum Ekonomi Dunia, yang juga dikenal sebagai Davos Musim Panas, di Tianjin, Tiongkok utara.