New York, Radio Bharata Online - Masalah Palestina adalah inti dari masalah Timur Tengah, dan Tiongkok selama ini dengan tegas mendukung rakyat Palestina untuk memulihkan hak-hak nasional mereka yang sah, kata Zhang Jun, perwakilan tetap Tiongkok untuk PBB pada hari Selasa (27/6) sambil menguraikan proposal tiga poin Tiongkok tentang penyelesaian yang adil atas masalah Palestina.

Pertama, penting untuk memutus siklus kekerasan dan mengupayakan keamanan bersama, kata Zhang. 

Menurutnya, Palestina dan Israel adalah tetangga yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Mengejar keamanan absolut satu pihak dengan mengorbankan keamanan pihak lain secara logis tidak valid dan tidak akan berhasil dalam kenyataan. Komunitas internasional harus memberikan perhatian yang sama terhadap masalah keamanan yang sah dari kedua belah pihak.

Kedua, penting untuk menegakkan supremasi hukum internasional dan menghentikan tindakan sepihak untuk mengubah status quo, katanya.

Zhang mengatakan pembangunan pemukiman di wilayah pendudukan melanggar hukum internasional dan bertentangan dengan persyaratan Resolusi Dewan Keamanan 2334. Israel baru-baru ini menyetujui amandemen yang akan merampingkan dan mempercepat proses persetujuan pemukiman, dan menyetujui rencana untuk membangun ribuan unit perumahan pemukiman baru. Tiongkok prihatin dengan perkembangan tersebut dan mendesak penghentian semua kegiatan pemukiman.

Ketiga, penting untuk menghormati komitmen politik dan memajukan solusi dua negara, kata Zhang.

Menurutnya, komunitas internasional harus selalu menempatkan masalah Palestina dalam agenda internasional dan mengambil langkah-langkah praktis guna memajukan solusi dua negara. Dewan Keamanan harus menunjukkan rasa urgensi dan bersiap untuk mengambil tindakan yang berarti.

"Tiongkok siap untuk bekerja dengan komunitas internasional untuk secara aktif berkontribusi pada solusi yang komprehensif, adil, dan abadi untuk masalah Palestina, realisasi koeksistensi damai antara Palestina dan Israel, pembangunan bersama bangsa Arab dan Yahudi, dan perdamaian abadi serta stabilitas Timur Tengah sejak dini," jelas Zhang.