Beijing, Radio Bharata Online - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, pada konferensi pers hari Selasa (9/5) di Beijing mengatakan Tiongkok bersedia bekerja sama dengan Inggris untuk mempromosikan pembangunan hubungan bilateral yang berkelanjutan, sehat dan stabil. 

Wang membuat pernyataan tersebut ketika diminta untuk berbagi rincian soal kunjungan Wakil Presiden Tiongkok, Han Zheng, ke Inggris, di mana ia menghadiri upacara penobatan Raja Charles III dan kegiatan terkait di London dari hari Jum'at (5/5) hingga Sabtu (6/5).

Han, yang juga merupakan perwakilan khusus Presiden Tiongkok, Xi Jinping, menyampaikan ucapan selamat yang tulus dan harapan terbaik kepada Raja Charles III dan Ratu Camilla, keluarga kerajaan Inggris dan rakyat Inggris, serta berterima kasih kepada pihak Inggris atas pengaturan yang bijaksana untuk kunjungannya ke negara tersebut.

Charles III meminta Han untuk menyampaikan terima kasih yang tulus dan salam hangat kepada Presiden Xi, berterima kasih kepada presiden dan istrinya Profesor Peng Liyuan karena mengirimkan pesan ucapan selamat kepadanya dan Ratu, dan menyambut kehadiran Han pada upacara penobatan sebagai perwakilan khusus Presiden Xi.

Dalam kunjungannya, Han juga melakukan pertemuan singkat dengan Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, Pangeran William dari Wales, dan mengadakan pembicaraan dengan Wakil Perdana Menteri Oliver Dowden.

Pada hari Kamis (4/5), Han menghadiri jamuan makan malam yang diselenggarakan oleh komunitas bisnis Tiongkok dan Inggris di London dan menyampaikan pidato.

"Selama pertukaran, Han memperkenalkan situasi dan kebijakan ekonomi Tiongkok saat ini. Memperhatikan bahwa kerja sama Tiongkok-Inggris memiliki potensi yang sangat besar, Han mengatakan kedua pemerintah harus secara aktif menanggapi keinginan perusahaan mereka untuk bekerja sama dan membangun hubungan Tiongkok-Inggris yang stabil sehingga dapat memberikan landasan yang kokoh dan menawarkan lebih banyak dukungan kebijakan untuk kerja sama yang saling menguntungkan," ungkap Wang. 

"Han mengungkapkan harapan bahwa pemerintah Inggris akan menciptakan lingkungan investasi yang terbuka, adil dan tidak diskriminatif untuk perusahaan Tiongkok dan menawarkan lingkungan yang sehat, aman dan nyaman bagi pelajar dan turis Tiongkok di negara tersebut," lanjutnya. 

"Pihak Inggris mengatakan bahwa mereka sangat mementingkan pengembangan hubungan dengan Tiongkok dan berharap untuk memperkuat pertukaran tingkat tinggi dengan Tiongkok. Mencatat bahwa Inggris dan Tiongkok menikmati prospek kerja sama yang luas di bidang-bidang seperti ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan, mereka menekankan bahwa pihak Inggris juga siap melakukan upaya bersama untuk membangun hubungan yang stabil dan konstruktif, dan membiarkan perusahaan, pelajar, dan turis Tiongkok merasa diterima dan aman," jelas Wang.

"Kunjungan ini merupakan pertemuan tatap muka pertama antara para pemimpin kedua negara sejak berakhirnya 'Dua Sesi' tahunan Tiongkok pada bulan Maret. Pihak Tiongkok melakukan diskusi mendalam dengan berbagai sektor di Inggris, mencapai konsensus luas tentang kerja sama dan mendapatkan hasil yang diinginkan. Tiongkok bersedia bekerja sama dengan Inggris untuk mempromosikan pembangunan hubungan bilateral yang berkelanjutan, sehat, dan stabil," katanya.