Nay Pyi Taw, Radio Bharata Online - Tiongkok dan Myanmar sepakat pada hari Selasa (2/5) untuk lebih mempromosikan kerja sama strategis yang komprehensif antara kedua negara.

Pada pertemuan dengan pemimpin Myanmar Min Aung Hlaing di ibu kota Myanmar, Anggota Dewan Negara dan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Qin Gang, mengatakan negaranya sangat mementingkan hubungannya dengan Myanmar karena kedua tetangga itu berbagi persahabatan "Paukphaw" (persaudaraan).

Qin mengatakan Tiongkok siap bergandengan tangan dengan Myanmar untuk membangun komunitas Tiongkok-Myanmar dengan masa depan bersama dan memimpin penerapan Prakarsa Pembangunan Global, Prakarsa Keamanan Global, dan Prakarsa Peradaban Global.

Ia juga menambahkan Tiongkok sangat berharap Myanmar akan mencapai stabilitas dan pembangunan nasionalnya, dan Tiongkok mendukung Myanmar dalam menjajaki jalur pembangunan dengan karakteristik Myanmar yang sesuai dengan kondisi nasionalnya.

Tiongkok mendukung Myanmar dalam memajukan proses transisi politiknya dan mendukung pihak-pihak terkait di negara itu untuk mengatasi perbedaan dengan baik dan mengusahakan rekonsiliasi nasional dalam kerangka konstitusional dan hukum, kata Qin.

Komunitas internasional harus menghormati kedaulatan Myanmar dan memainkan peran konstruktif dalam membantu Myanmar mencapai perdamaian dan rekonsiliasi, tambahnya.

Menurut Qin, pihak Tiongkok akan terus melakukan apa yang dapat dilakukan untuk membantu Myanmar dalam upaya pembangunannya, mempercepat proyek kerja sama utama Koridor Ekonomi Tiongkok-Myanmar, dan mengimplementasikan proyek pertanian, pendidikan, dan perawatan kesehatan, antara lain, untuk kepentingan negara dan rakyat Myanmar. 

Qin mengatakan Tiongkok mendukung Myanmar meningkatkan hubungannya dengan Bangladesh, dengan masalah terkait yang akan diselesaikan melalui konsultasi, dan menambahkan bahwa Tiongkok bersedia bekerja sama dengan kedua negara untuk memperluas kerja sama pragmatis Tiongkok-Myanmar-Bangladesh.

Sementara itu, Min Aung Hlaing mengatakan bahwa dalam hampir 70 tahun sejak Myanmar dan Tiongkok menjalin hubungan diplomatik, kedua negara selalu menjaga momentum pembangunan dan mencapai hasil yang bermanfaat.

Myanmar bersedia bekerja sama dengan Tiongkok untuk lebih meningkatkan persahabatan dan kerja sama Myanmar-Tiongkok, dan secara aktif membangun komunitas Myanmar-Tiongkok dengan masa depan bersama, katanya.

Dia menambahkan bahwa Myanmar menghargai posisi Tiongkok yang objektif dan tidak memihak dalam isu-isu terkait Myanmar, di mana Tiongkok disambut untuk memainkan peran yang lebih besar.

Pemimpin Myanmar itu pun mencatat bahwa Myanmar sangat mementingkan perlindungan keselamatan warga negara dan institusi Tiongkok di negara tersebut, dan selalu siap bekerja sama dengan pihak Tiongkok untuk menjaga ketenangan di wilayah perbatasan kedua negara.

Dalam kunjungannya, Qin juga bertemu dengan mantan Ketua Dewan Pembangunan dan Perdamaian Negara dan Menteri Serikat Urusan Luar Negeri Myanmar, Than Swe.