Radio Bharata Online - Tahun 2023 menandai ulang tahun ke-10 Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI) yang diusulkan Tiongkok. Inisiatif ini bertujuan untuk membangun jaringan perdagangan dan infrastruktur yang menghubungkan Asia, dengan Eropa dan sekitarnya di sepanjang rute perdagangan Jalur Sutra kuno, untuk pembangunan dan kemakmuran bersama.
Sebagai model baru untuk kerja sama internasional, BRI telah menunjukkan vitalitas dan ketangguhannya dalam mendorong pembangunan global melalui keterbukaan, inklusivitas, saling menguntungkan, dan keberlanjutan.
Di kampus Universitas Tsinghua, CGTN menemukan pengalaman unik para pemuda luar negeri yang berhubungan dengan BRI.
Beberapa dari mereka telah bergabung dengan perkumpulan mahasiswa yang bertemakan BRI, sementara yang lainnya telah diajarkan tentang inisiatif ini di sekolah menengah.
Dari channel Youtube CGTN, Shinna dari Singapura mengenang, bahwa ketika ia masih duduk di bangku sekolah menengah, semua orang di kelasnya, bahkan para guru, sangat optimis dengan inisiatif ini. Shinna mengatakan, Tiongkok membantu meningkatkan semangat ekonomi di Asia.
Chong Wen Fei, Mahasiswa Ilmu Pengetahuan Sosial dari Indonesia mengatakan, dirinya adalah bagian dari Student Associate of Belt And Road Initiative (SABRI), yaitu Asosiasi Mahasiswa Sabuk dan Jalan di Universitas Tsinghua. Chong mengaku benar-benar senang belajar banyak tentang BRI, termasuk kontribusi Tiongkok terhadap pembangunan infrastruktur di banyak negara berkembang. Dan tentu saja Chong juga belajar bahasa mandarin selama di sekolah tinggi. (CGTN)