Beijing, Radio Bharata Online - Wang Wenbin, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, pada konferensi pers hari Rabu (10/5) di Beijing mengatakan Tiongkok mendesak Amerika Serikat untuk berhenti menggunakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai alasan untuk membesar-besarkan masalah Taiwan, karena upayanya untuk menggunakan Taiwan untuk menahan Tiongkok pasti akan gagal.
Pernyataan Wang datang sebagai tanggapan atas pernyataan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, yang mendorong WHO untuk mengundang Taiwan sebagai pengamat pada pertemuan tahunannya.
"Tiongkok dengan tegas menentang pernyataan terkait yang dibuat oleh pihak AS. Partisipasi wilayah Taiwan ke organisasi internasional harus ditangani sesuai dengan prinsip satu Tiongkok," katanya.
"Karena penolakan otoritas Partai Progresif Demokratik (DPP) di Taiwan untuk mengakui Konsensus 1992 yang mewujudkan prinsip satu-Tiongkok merusak landasan politik konsultasi lintas-Selat, landasan politik bagi wilayah Taiwan guna berpartisipasi dalam pertemuan tahunan WHO telah tidak ada lagi sebagai akibatnya. Pernyataan terkait yang dibuat oleh pihak AS menyesatkan, yang sebenarnya adalah diam-diam dan mendukung kegiatan separatis 'kemerdekaan Taiwan'," jelas Wang.
"Kami sekali lagi mendesak AS untuk berhenti menggunakan majelis tahunan WHO untuk mengangkat masalah terkait Taiwan. Setiap upaya memainkan kartu Taiwan atau menggunakan Taiwan untuk menahan Tiongkok akan berakhir dengan kegagalan," tegas juru bicara itu.