BEIJING, Radio Bharata Online - Mulai Sabtu (01/07), undang-undang hubungan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terhadap dunia luar secara resmi diberlakukan. Ini merupakan hukum hubungan terhadap dunia luar perdana yang mendasar, terprogram dan komprehensif RRT. Undang-undang ini akan membuat dunia lebih baik mengenal Tiongkok, dengan tegas yakin Tiongkok yang mendorong pembangunan komunitas senasib sepenanggungan manusia, memahami ketekadan dan pemikulan tanggung jawab Tiongkok untuk memelihara kedaulatan, keamanan dan kepentingan perkembangan nasional serta keadilan internasional.
Kini, hubungan antara Tiongkok dan dunia mengalami perubahan yang tak pernah terjadi. Di satu bidang, Tiongkok menjadi tonggak untuk memelihara perdamaian dan kestabilan dunia, tenaga utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi global. Di bidang yang lain, perkembangan Tiongkok menghadapi situasi internasional yang lebih kompleks. Sampai akhir Juni tahun ini, undang-undang terkait dunia luar yang berlaku ada 52 buah, namun masih terdapat sejumlah kekurangan, khususnya masih ada vakum hukum di bidang pemeliharaan kedaulatan, keamanan dan kepentingan perkembangan nasional. Di latar belakang demikian, pengadaan legislasi mengenai hubungan terhadap dunia luar adalah tuntutan bagi Tiongkok untuk mengelola negara berdasarkan hukum, juga akan menyediakan jaminan hukum yang lebih kuat dalam pergaulan dengan dunia.
Suatu negara menegakkan hukum dalam bentuk yang berbeda mengenai hubungan terhadap dunia luar adalah perbuatan umum internasional. Tujuan utama Tiongkok menyusun Undang-undang Hubungan Terhadap Dunia Luar adalah secara terpusat membentangkan pendirian dan pendapat Tiongkok dalam pergaulan terhadap dunia luar, menyempurnakan sistem terkait hubungan terhadap dunia luar, dengan cara tata hukum memperlihatkan perdamaian, perkembangan, kerja sama dan kemenangan bersama yang dipegang Tiongkok kepada dunia, menyediakan aturan hukum yang lebih lengkap untuk Tiongkok yang mengembangkan hubungan terhadap dunia luar dan mendorong kerja sama internasional. (CRI)