Amman, Radio Bharata Online - Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi, dan Menteri Luar Negeri Suriah, Faisal Mekdad, pada hari Senin (1/50 menggarisbawahi peran utama dunia Arab dalam menemukan solusi politik untuk krisis Suriah.

Safadi bertemu dengan Mekdad di ibu kota Yordania, Amman, sebelum menghadiri pertemuan konsultasi tentang Suriah yang berfungsi sebagai tindak lanjut pertemuan bulan lalu antara menteri luar negeri negara-negara anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC) dengan Mesir, Yordania, dan Irak, yang berlangsung di Jeddah Arab Saudi pada 14 April 2023 lalu.

Menurut pernyataan resmi, kedua pejabat itu membahas masalah-masalah yang mencakup keamanan perbatasan, air, pengungsi, dan perang melawan penyelundupan narkotika.

Safadi pada konferensi pers di hari yang sama mengatakan pertemuan yang lebih besar, yang dihadiri oleh para menteri luar negeri Yordania, Arab Saudi, Irak dan Mesir bersama dengan rekan mereka dari Suriah, berfokus pada cara-cara untuk menemukan penyelesaian politik atas konflik Suriah selama lebih dari satu dekade.

Ia juga menambahkan bahwa semua pihak telah sepakat untuk membentuk tim spesialis guna menindaklanjuti hasil pertemuan dan mengkonfirmasi langkah lebih lanjut dalam kerangka tertentu.

Menanggapi pertanyaan apakah Suriah akan kembali ke Liga Negara Arab, Safadi mencatat bahwa keputusan akan dibuat oleh organisasi itu sendiri.

"Apakah Suriah akan kembali ke Liga Arab adalah keputusan yang dibuat oleh Liga Arab, seperti bagaimana negara-negara Arab membekukan keanggotaan Suriah di bawah kerangka Liga Arab. Oleh karena itu, setiap perjanjian yang relevan akan diputuskan oleh anggota Liga Arab sesuai dengan mekanisme liga," katanya.