Xian, Radio Bharata Online - KTT Tiongkok-Asia Tengah yang akan datang akan fokus pada langkah-langkah konkret dan praktis untuk meningkatkan kemitraan strategis yang komprehensif antara Tiongkok dan lima negara Asia Tengah, kata para pejabat pada konferensi pers event tersebut.

Atas undangan Tiongkok, Presiden Kassym-Jomart Tokayev dari Kazakhstan, Presiden Sadyr Japarov dari Kyrgyzstan, Presiden Emomali Rahmon dari Tajikistan, Presiden Serdar Berdimuhamedov dari Turkmenistan dan Presiden Shavkat Mirziyoyev dari Uzbekistan akan menghadiri KTT tersebut.

KTT akan diadakan pada tanggal 18 dan 19 Mei 2023, dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, memimpin KTT tersebut. Konferensi pers pertama KTT diadakan di kota tuan rumah Xian di Provinsi Shaanxi, barat laut Tiongkok pada hari Selasa (16/5).

Pada jumpa pers, Yu Jun, Wakil Direktur Departemen Urusan Eropa-Asia Tengah dari Kementerian Luar Negeri Tiongkok, menunjukkan bahwa pidato utama Presiden Xi akan menjadi sorotan utama dari KTT tersebut.

"Presiden Xi Jinping akan mengklarifikasi posisi Tiongkok tentang bagaimana membangun komunitas Tiongkok-Asia Tengah dengan masa depan bersama di era baru, dan fokus pada pengembangan kerja sama jangka panjang di antara enam negara, mengajukan serangkaian proposal, umumkan sejumlah langkah praktis, dan merencanakan secara komprehensif arah kerja sama Tiongkok-Asia Tengah," jelasnya.

Pada KTT tersebut, para pemimpin negara-negara peserta akan bertukar pandangan secara mendalam tentang pembangunan kelembagaan, kerja sama di berbagai bidang dan isu-isu utama internasional dan regional yang menjadi perhatian bersama, dan mencapai konsensus penting untuk meningkatkan kerja sama Tiongkok-Asia Tengah dan memperdalam strategi saling percaya dalam bidang-bidang utama.

Pada saat yang sama, Tiongkok akan menjadi tuan rumah hampir 20 acara bilateral dan multilateral di sela-sela KTT, serta beberapa kegiatan pendukung yang unik seperti pertemuan perdana Dewan Pengusaha Tiongkok-Asia Tengah dan festival seni pemuda Tiongkok-Asia Tengah.

"Kami ingin menggunakan Dewan Pengusaha Tiongkok-Asia Tengah sebagai platform untuk mengundang pengusaha dari lima negara Asia Tengah untuk berpartisipasi dalam acara akbar ini guna membahas cara meningkatkan konektivitas rantai pasokan dan industri serta berbagi dengan dunia peluang baru yang dibawa perkembangan baru Tiongkok ke dunia," jelas Yang Xiaojun, seorang inspektur dari Asosiasi Promosi Perdagangan Internasional Tiongkok.

"Kami secara aktif mempromosikan pendirian bersama pusat budaya antara Tiongkok dan negara-negara Asia Tengah. Pada tahun 2023, festival seni pemuda Tiongkok-Asia Tengah akan diadakan. Dipandu oleh konsensus yang dicapai pada KTT Tiongkok-Asia Tengah, Tiongkok akan bekerja dengan Negara-negara Asia Tengah untuk memperdalam pertukaran dan kerja sama budaya dan pariwisata serta membangun komunitas Tiongkok-Asia Tengah yang lebih dekat dengan masa depan bersama dengan hasil yang lebih praktis," imbuh Zheng Hao, inspektur Biro Pertukaran dan Kerjasama Internasional di bawah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Tiongkok.