Oslo, Radio Bharata Online - Dengan kualitas tinggi, desain yang inovatif, dan harga yang kompetitif, merek-merek kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) Tiongkok seperti BYD, Voyah dan Xpeng semakin memenangkan hati dan pikiran konsumen Eropa.
Statistik dari Asosiasi Produsen Mobil Tiongkok atau China Association of Automobile Manufacturers (CAAM) menunjukkan bahwa 9,495 juta kendaraan energi baru Tiongkok terjual pada tahun 2023, melonjak 37,9 persen dari tahun ke tahun.
Data tersebut mengungkapkan bahwa Tiongkok juga mengekspor 1,203 juta kendaraan semacam itu tahun lalu dan pasar Eropa menyumbang 38 persen dari ekspor Tiongkok.
Penjualan kendaraan energi baru Tiongkok diperkirakan akan meningkat tahun ini menjadi 11,5 juta.
Di Norwegia, tempat kendaraan listrik mencapai 90 persen dari penjualan mobil baru, merek-merek Tiongkok semakin terkenal. Asosiasi EV Norwegia melaporkan bahwa 15 merek kendaraan energi baru Tiongkok dijual di Norwegia, dengan penjualan tahun 2023 melebihi 100.000 unit, menyumbang hampir 15 persen dari total penjualan.
Penjualan kendaraan energi baru buatan Tiongkok diperkirakan akan meningkat secara signifikan tahun ini.
"Ada banyak faktor yang penting bagi konsumen Nordik dan Eropa. Teknologi, inovasi, desain produknya berada di atas, level teratas. Saya pikir ini terjadi begitu cepat dari Tiongkok," kata Torje Aleksander Sulland, CEO Electric Way Norwegia.
"OEM Tiongkok memiliki teknologi yang cukup canggih dalam hal semua jenis fitur IT yang sekarang semakin penting dalam sebuah mobil. Dan saya rasa untuk Norwegia, yang merupakan negara yang cukup dingin, kami juga melihat bahwa model-model Tiongkok juga bekerja dengan baik di musim dingin," ujar Christina Bu, Sekretaris Senderal Asosiasi Mobil Listrik Norwegia.
Karena harga dan kualitasnya yang kompetitif, kendaraan listrik kelas atas Tiongkok telah mendapatkan popularitas di Norwegia. Interiornya yang luas dan kinerjanya yang bertenaga sangat sesuai dengan preferensi perjalanan konsumen Nordik.
"Ini bahkan lebih dari yang saya harapkan, terutama pengisian daya yang cepat. Ketika Anda berkendara di sini pada musim dingin, Anda tidak bisa menunggu terlalu lama jika harus mengisi daya dua kali selama perjalanan. Anda harus dapat melakukannya dalam waktu 20, 30 menit, yang dapat Anda lakukan dengan yang satu ini," ujar seorang pemilik kendaraan listrik buatan Tiongkok.
Menurut data terbaru yang dirilis oleh CAAM, Industri otomotif Tiongkok telah mencetak rekor baru, dengan produksi dan penjualan yang melebihi 30 juta unit untuk pertama kalinya. Dengan ekspor yang mencapai 4,91 juta unit, naik 58 persen dari tahun sebelumnya, Tiongkok siap untuk menjadi pengekspor mobil terbesar di dunia.