Berlin, Radio Bharata Online - Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, bertemu dengan Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier, di istana kepresidenan di ibukota Jerman, Berlin pada hari Senin (19/6). Li menyampaikan salam hangat dari Presiden Tiongkok, Xi Jinping, kepada Presiden Steinmeier.

Li mengatakan Tiongkok selalu mementingkan hubungan Tiongkok-Jerman. Ia juga menambahkan bahwa kunjungannya ke Jerman dan memimpin konsultasi antar-pemerintah Tiongkok-Jerman ketujuh dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz bertujuan untuk mengimplementasikan konsensus yang dicapai oleh kedua kepala negara. 

Ia berharap kunjungannya tersebut dapat terus meningkatkan kepercayaan dan menghapus keraguan, menjajaki peluang baru untuk kerja sama bilateral, memperkaya konotasi kemitraan strategis menyeluruh Tiongkok-Jerman, dan berkontribusi pada pembangunan kedua negara dan pemulihan ekonomi global.

Sementara itu, Steinmeier mengatakan bahwa Jerman bersedia menjadi mitra tepercaya Tiongkok untuk bersama-sama menjaga liberalisasi perdagangan dan menghadapi tantangan seperti perubahan iklim. Dia mengatakan bahwa Jerman menentang pemisahan dan segala bentuk konfrontasi kamp, dan bersedia untuk memperkuat komunikasi dengan Tiongkok guna melakukan upaya bersama untuk mendorong perdamaian dan pembangunan dunia.

Atas undangan Kanselir Jerman Scholz dan pemerintah Prancis, Li dijadwalkan mengunjungi kedua negara itu pada 18-23 Juni 2023.