MANDALAY, Radio Bharata Online - Sebanyak 1.644 orang meninggal dunia, 3.408 orang luka-luka dan 139 orang masih hilang akibat gempa bumi dahsyat di Myanmar, menurut Tim Informasi Dewan Administrasi Negara pada Sabtu malam.
Gempa berkekuatan 7,7 skala Richter melanda negara Asia Tenggara itu pada hari Jumat, dengan Mandalay, Bago, Magway, negara bagian Shan di timur laut, Sagaing, dan Nay Pyi Taw di antara wilayah yang paling parah terkena dampak.
Radio dan Televisi Myanmar melaporkan, Ketua Dewan Administrasi Negara Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing tiba di Mandalay dengan helikopter pada Sabtu pagi untuk memeriksa daerah yang terkena dampak parah, . Min Aung Hlaing meminta bantuan internasional pada hari Jumat.