Beijing, Radio Bharata Online - Anggota Dewan Negara dan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Qin Gang, pada hari Selasa (6/6) melakukan percakapan telepon dengan Menteri Hubungan Internasional dan Kerjasama Afrika Selatan, Naledi Pandor, di mana kedua belah pihak berjanji untuk lebih memperdalam kemitraan strategis yang komprehensif antara kedua negara.

Selama percakapan, Qin mengatakan kerja sama praktis antara Tiongkok dan Afrika Selatan di berbagai bidang telah membuahkan hasil yang bermanfaat dalam beberapa tahun terakhir.

Qin mengatakan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dan rekannya dari Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, bertemu pada November tahun lalu di sela-sela KTT Kelompok G-20 di Bali, di mana kedua belah pihak mencapai konsensus penting untuk lebih mendorong pengembangan hubungan bilateral.

Dengan memperhatikan bahwa Tiongkok selalu melihat dan mengembangkan hubungannya dengan Afrika Selatan dari perspektif strategis, Qin menyatakan pihak Tiongkok akan, seperti biasa, dengan tegas mendukung Afrika Selatan dalam menjajaki jalur modernisasi yang sesuai dengan kondisi nasionalnya, mengembangkan ekonominya, dan meningkatkan mata pencaharian masyarakat.

Ia juga mengatakan Tiognkok siap untuk bekerja dengan Afrika Selatan guna mengubah rasa saling percaya politik tingkat tinggi menjadi tindakan nyata, untuk mendorong pengembangan berkelanjutan kemitraan strategis yang komprehensif Tiongkok-Afrika Selatan.

Menurut Qin, sebagai ketua BRICS untuk tahun 2023, Afrika Selatan telah melakukan upaya besar dan melakukan banyak pekerjaan produktif untuk kerja sama BRICS, yang sangat diapresiasi oleh Tiongkok.

Menlu juga menyatakan pihak Tiongkok bersedia untuk terus bekerja sama sepenuhnya dengan ketua BRICS saat ini, mendukung Afrika Selatan dalam menyelenggarakan KTT BRICS ke-15, dan bekerja dengan Afrika Selatan guna memperkuat solidaritas dan kerja sama di antara negara-negara BRICS serta untuk bersama-sama menjaga kepentingan negara-negara berkembang.

Sementara itu, Pandor mengatakan Afrika Selatan sangat mementingkan pengembangan hubungannya dengan Tiongkok, dan dengan tegas menganut kebijakan satu-Tiongkok.

Pihak Afrika Selatan siap bergandengan tangan dengan Tiongkok untuk memperdalam kerja sama praktis di berbagai bidang, untuk membawa kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Afsel ke tingkat yang baru, katanya. 

Pandor menambahkan bahwa negaranya bersedia memperkuat koordinasi dengan Tiongkok dalam BRICS dan kerangka kerja multilateral lainnya.

Didirikan pada tahun 2006, BRICS terdiri dari lima negara berkembang, yaitu Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan.