Mekah, Radio Bharata Online - Jalur kereta dan kereta api buatan Tiongkok memainkan peran penting dalam memfasilitasi mobilitas dan kemudahan jutaan jamaah yang menghadiri ibadah haji di Arab Saudi yang dimulai pada hari Senin (26/6).
Selama perjalanan haji, Mecca Metro di Arab Saudi menjadi jalur paling ramai dan padat. Sejak 2010, jalur ini mengoperasikan kereta buatan China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) Changchun.
Jamaah haji sedang menikmati kemudahan kereta api buatan Tiongkok di musim haji yang berlangsung hingga 1 Juli tahun ini.
"Kami menyesuaikan kereta metro berbadan lebar paduan aluminium tipe A untuk jalur Mekah. Setiap kereta terdiri dari 12 gerbong dan memiliki kapasitas sekitar 5.000 penumpang. Kereta kami juga memenuhi persyaratan operasi yang aman pada suhu 50 derajat Celcius atau di bawah angin kencang lebih dari 40 mil per jam," kata Liu Zhimin, Wakil Manajer Umum Wilayah Timur Tengah dan Afrika, CRRC Changchun.
Pada akhir tahun 2022, lebih dari 9.000 kereta telah diekspor dari Changchun ke lebih dari 20 negara dan wilayah di seluruh dunia. CRRC Changchun telah menandatangani kontrak senilai lebih dari 13 miliar dolar AS (sekitar 195 triliun rupiah) dengan klien internasional. Saat ini, infrastruktur Tiongkok telah memperoleh pijakan yang luas dan kuat di pasar luar negeri.
"Pada Mei 2022, kami mendirikan pangkalan pemeliharaan tingkat tinggi pertama di luar negeri di Mekah, Arab Saudi, untuk melayani kebutuhan pelanggan dalam membangun rantai industri lokal dengan lebih baik. Kami berharap dapat membangun lebih banyak pusat operasi untuk memfasilitasi produksi, pengadaan, pekerjaan, layanan dan manajemen di luar negeri," jelas Liu.