Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok mengharapkan Duta Besar AS untuk Tiongkok, Nicholas Burns, memainkan peran konstruktif dalam memulihkan hubungan bilateral yang sehat antara kedua negara, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada konferensi pers hari Senin (8/5) di Beijing.
Wang Wenbin membuat pernyataan tersebut sebagai tanggapan atas pertanyaan pers tentang pertemuan antara Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Qin Gang, and Burns pada hari yang sama.
"Penasihat Negara Tiongkok Qin Gang menyatakan bahwa Amerika Serikat harus memandang Tiongkok dengan benar, kembali ke rasionalitas dan mengencangkan tombol pertama hubungan Tiongkok-AS. Baik Tiongkok maupun Amerika Serikat harus menjadikan yang lain lebih baik dalam proses mengembangkan dirinya sendiri," ujarnya.
"AS tidak boleh terus menekan dan menahan Tiongkok sambil memegang panji komunikasi, dan tidak boleh membuat kata-katanya tidak sesuai dengan tindakannya. Amerika Serikat harus menghormati garis dasar Tiongkok, berhenti merongrong kepentingan kedaulatan, keamanan, dan pembangunan Tiongkok," tegas Wang.
"Secara khusus, AS harus memperlakukan masalah Taiwan dengan benar, berhenti melonggarkan prinsip satu-Tiongkok dan berkomplot serta mendukung pasukan separatis di Taiwan. Amerika Serikat harus menangani insiden yang tidak disengaja dalam hubungan bilateral dengan cara yang tenang, profesional, dan pragmatis untuk menghindari guncangan lebih lanjut terhadap hubungan Tiongkok-AS, dan harus mendorong komunikasi dan kerja sama di bawah landasan saling menghormati dan saling menguntungkan," jelas Wang.
"Tiongkok berharap Duta Besar Burns akan memiliki lebih banyak kontak, lebih banyak pertukaran, dan lebih banyak refleksi di Tiongkok, dan melakukan upaya konstruktif untuk menjadi jembatan antara Tiongkok dan Amerika Serikat," pungkasnya.