Beijing, Bharata Online - Tiongkok mencatat 61.207 perusahaan investasi asing baru yang didirikan dalam 11 bulan pertama tahun 2025, meningkat 16,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menurut data yang dirilis oleh Kementerian Perdagangan Tiongkok pada hari Jumat (19/12).
Selama periode tersebut, total investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) yang masuk mencapai 693,18 miliar yuan (sekitar 1.644 triliun rupiah), turun 7,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, FDI pada bulan November 2025 saja melonjak 26,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menurut data tersebut.
Berdasarkan sektor, manufaktur menarik 171,72 miliar yuan (sekitar 407 triliun rupiah) dalam FDI aktual selama periode 11 bulan tersebut, sementara sektor jasa menarik 506,29 miliar yuan (sekitar 1.200 triliun rupiah). Investasi di industri teknologi tinggi tetap kuat, dengan total 221,26 miliar yuan (sekitar 525 triliun rupiah).
Menurut data tersebut, investasi dari Swiss, Uni Emirat Arab, dan Inggris melonjak masing-masing sebesar 67 persen, 47,6 persen, dan 19,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya selama periode yang sama.