New York, Radio Bharata Online - Geng Shuang, Wakil Perwakilan Tetap Tiongkok untuk PBB, pada hari Selasa (28/11) mengatakan bahwa negara-negara harus bekerja sama untuk menghindari meluasnya konflik Palestina-Israel dan bersama-sama mempromosikan solusi politik yang inklusif dan rekonsiliasi untuk masalah Suriah.
Geng mengatakan pada pertemuan Dewan Keamanan PBB mengenai isu-isu politik di Suriah bahwa selama dua bulan terakhir, situasi di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel masih tegang. Beberapa titik di Suriah, termasuk Bandara Internasional Damaskus dan Bandara Internasional Aleppo, telah sering dihantam serangan udara.
Ia menambahkan bahwa kejadian-kejadian ini berasal dari eskalasi ketegangan dan kekerasan antara Israel dan Hamas. Komunitas internasional perlu secara efektif mengimplementasikan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2712 untuk menyelesaikan konflik antara kedua belah pihak secara tepat dan mengurangi risiko eskalasi lebih lanjut di sepanjang perbatasan Suriah-Israel.
Geng mengatakan Tiongkok menyerukan upaya kolektif untuk mempromosikan resolusi politik untuk masalah Suriah, dan mengakui kemajuan Pemerintah Suriah dalam memerangi terorisme dan dengan tegas mendukung upaya anti-terorisme.
Ia juga menyerukan pencabutan sanksi-sanksi sepihak terhadap Suriah.
"Untuk waktu yang lama, sanksi-sanksi unilateral telah melemahkan kemampuan pemerintah Suriah untuk menghidupkan kembali ekonomi dan melakukan upaya rekonstruksi. Sanksi-sanksi ini harus dicabut. Kami sekali lagi mendesak pasukan asing untuk mengakhiri kehadiran militer ilegal mereka di Suriah dan berhenti menjarah sumber daya alam Suriah," kata Geng.