Rio de Janeiro, Radio Bharata Online - Seorang mahasiswa Brasil membahas pentingnya peringatan 50 tahun hubungan diplomatik negaranya dengan Tiongkok tahun depan. Ia menggambarkan masa depan yang lebih cerah yang dibangun di atas kerja sama antara kedua negara yang berkembang pesat ini.
Diego Milan, seorang mahasiswa di Rio De Janeiro, merunjuk pada sentimen publik dan perjanjian yang baru saja ditandatangani sebagai tanda-tanda hubungan bilateral yang tangguh dan menjanjikan.
"Saya melihat masa depan yang cerah. Kami akan merayakan ulang tahun ke-50 hubungan diplomatik kami tahun depan. Ini adalah langkah besar. Hubungan ini sangat kokoh di negara kami. Selain itu, kami juga menandatangani 15 perjanjian untuk mengurangi birokrasi dalam negosiasi perdagangan, inovasi teknologi, dan kemiskinan," ujar Milan.
Mahasiswa tersebut mencatat investasi Tiongkok dalam proyek-proyek berkelanjutan di Brasil, seperti pengumuman China Energy International pada awal tahun ini bahwa perusahaan milik negara tersebut berencana untuk menggelontorkan dana sebesar 10 miliar dolar AS (sekitar 154 triliun rupiah) untuk pembangkit energi bersih di negara itu.
"Tiongkok berinvestasi di perusahaan-perusahaan yang memproduksi energi terbarukan di Brasil. Jadi kami memiliki hubungan ini, konektivitas antara pembangunan, isu lingkungan dan ini sangat produktif," ujar mahasiswa tersebut.
Dengan memuji pertukaran budaya dan pendidikan antara kedua negara, Milan mengungkapkan cita-citanya untuk belajar di Tiongkok.
"Tiongkok memiliki sistem pendidikan yang sangat terkenal dan saya pikir pertukaran yang dapat kita lakukan antara Brasil dan Tiongkok sangat penting. Saya dapat berbicara untuk diri saya sendiri, saya ingin sekali pergi ke Tiongkok untuk belajar," ungkapnya.
"Kami memiliki semua dasar ini, yang secara historis dibangun dengan Tiongkok. Lima puluh tahun adalah waktu yang lama. Ini adalah jalur yang kaya, jalur berkelanjutan yang melibatkan banyak pekerjaan," tambah Milan.