BEIJING, Radio Bharata Online - Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Sabtu malam kembali ke Beijing setelah mengadakan pertemuan puncak Tiongkok-AS dan menghadiri Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC ke-30 di San Francisco.
Para ahli dari Tiongkok dan AS sama-sama berharap, bahwa perjalanan tersebut akan berfungsi untuk lebih menstabilkan hubungan bilateral paling penting di dunia.
Kantor Berita Xinhua melaporkan, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi pada hari Sabtu memberi penjelasan kepada media, tentang pembicaraan Presiden Xi dengan Presiden AS Joe Biden, dan kehadirannya pada pertemuan APEC di San Francisco. Wang mengatakan, bahwa kunjungan Presiden Xi diyakini secara luas telah menarik perhatian dunia, sehingga menambah stabilitas hubungan Tiongkok-AS, membawa dorongan baru bagi hubungan Tiongkok-AS, mendorong Kerja sama Asia-Pasifik, dan menyuntikkan energi positif ke dalam lanskap internasional dan regional.
Para analis Tiongkok pada hari Minggu mengatakan, bahwa kini Tiongkok telah menunjukkan arah yang benar, mengenai cara mengembangkan hubungan Tiongkok-AS. Menurut mereka, inilah saatnya untuk melihat seberapa besar yang dapat dilakukan AS, dan sejauh mana ketidakpastian di Washington akan berdampak pada masa depan.
Dalam pertemuan APEC, dunia juga telah melihat kepercayaan dan keterbukaan Tiongkok untuk berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi global, sehingga dunia, yang menghadapi ketidakpastian dan bahkan turbulensi di beberapa kawasan, dapat berbagi lebih banyak manfaat yang dibawa oleh pasar Tiongkok, dengan tingkat kepastian tertinggi. (Global Times)