BEIJING, Radio Bharata Online - Daya tarik Tiongkok yang luas terhadap perusahaan multinasional akan terus berlanjut, karena pasar domestiknya yang kuat, dan dedikasinya yang tak tergoyahkan untuk membuka perekonomiannya. Padahal menurut para analis, sentimen investasi secara global cenderung lemah.

Berpartisipasi dalam berbagai acara selama Pameran Perdagangan Jasa Internasional Tiongkok (CIFTIS) 2023, yang berakhir pada hari Rabu di Beijing, analis mencatat telah terjadi pergeseran kuantitas ke kualitas, dalam arus masuk investasi asing ke Tiongkok. Transformasi ini selaras dengan upaya Tiongkok untuk mencapai pembangunan berkualitas tinggi, yang bertujuan untuk menghasilkan lebih banyak peluang pertumbuhan di sektor perdagangan jasa dan manufaktur kelas atas.

Jens Hildebrandt, direktur eksekutif Kamar Dagang Jerman di Tiongkok mengatakan, meskipun ada dampak ketegangan geopolitik terhadap kepercayaan bisnis global, investor asing akan terus memiliki kepercayaan terhadap pertumbuhan ekonomi Tiongkok dalam jangka panjang.

Model kerja sama sedang mengalami perubahan, mengacu pada fakta, bahwa perusahaan-perusahaan Jerman menyediakan teknologi ke Tiongkok di masa lalu dan mendapatkan keuntungan besar dari pasar Tiongkok.  Namun kini, Tiongkok memiliki merek yang kuat dan teknologi canggih, yang berhasil menembus pasar Jerman dan Eropa, terutama di sektor dekarbonisasi dan layanan kesehatan.

Pihak berwenang berjanji untuk memastikan bahwa perusahaan asing menerima perlakuan yang sama seperti rekan-rekan mereka di Tiongkok, dan menikmati dukungan fiskal dan insentif pajak yang lebih kuat dari negara tersebut.

Peluncuran kebijakan ini akan meningkatkan kepercayaan diri perusahaan multinasional, dalam melakukan operasi jangka panjang di Tiongkok.  Mereka memainkan peran penting dalam merevitalisasi investasi lintas batas global. (China Daily)