BEIJING, Radio Bharata Online - Presiden Tiongkok Xi Jinping hari Jumat (1/9) di Balai Agung Rakyat Beijing mengadakan pembicaraan dengan Presiden Benin Patrice Talon yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok. Kedua kepala negara tersebut sepakat untuk membentuk Kemitraan Strategis Tiongkok-Benin.
Xi Jinping menunjukkan bahwa beberapa tahun terakhir ini, hubungan Tiongkok-Benin berkembang dengan baik, kerja sama pragmatis kedua negara terus berkembang dengan mantap, kedua belah pihak saling memahami dan saling mendukung pada kepentingan inti dan masalah yang menjadi perhatian utama satu sama yang lain, dan melakukan komunikasi dan koordinasi yang baik di ajang multilateral, persahabatan rakyat kedua negara semakin mendalam.
Tiongkok menaruh perhatian besar pada pengembangan hubungan Tiongkok-Benin, dan bersedia mempererat hubungan dengan Benin di berbagai tingkat, memperdalam kerja sama bersahabat yang saling menguntungkan di berbagai bidang, dalam rangka mendorong hubungan Tiongkok-Benin terus naik tangga yang baru.

Presiden Tiongkok Xi Jinping hari Jumat (1/9) di Balai Agung Rakyat Beijing mengadakan pembicaraan dengan Presiden Benin Patrice Talon yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok/foto: Xinhua
Talon menyatakan bahwa Tiongkok adalah sahabat jaya bagi Benin, antara rakyat kedua negara sempat terjalin persahabatan yang mendalam dan tulus. Kerja sama saling menguntungkan dan menang bersama berkualitas tinggi Benin-Tiongkok akan dengan kuat mendorong proses industrialisasi Benin, membantu Benin mewujudkan pembangunan negara lebih baik.
Benin telah sangat terinspirasi dari pengalaman tata kelola pemerintahan Tiongkok, dan bersedia membangun kemitraan strategis yang sejati dengan Tiongkok, memperdalam kerja sama saling menguntungkan di berbagai bidang, agar Benin dapat berkembang makmur seperti Tiongkok.
Benin dengan tegas berpegang pada kebijakan satu Tiongkok, mendukung Inisiatif Pembangunan Global, Inisiatif Keamanan Global dan Inisiatif Peradaban Global yang diajukan oleh Presiden Xi Jinping, dan bersedia bersama Tiongkok mempererat komunikasi dan koordinasi, dalam rangka mendorong pembangunan bersama “Sabuk dan Jalan”, serta mendorong pembentukan komunitas senasib sepenanggungan umat manusia. [CRI]