New York, Bharata Online - Wakil Perwakilan Tetap Tiongkok untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Sun Lei, dengan tegas menolak pengulangan narasi lama dan penyebaran tuduhan palsu oleh perwakilan AS dalam briefing darurat Dewan Keamanan PBB tentang Ukraina pada hari Senin (20/4) di New Yorks.
Sun menekankan bahwa Tiongkok bukanlah pencipta krisis, dan juga bukan pihak yang terlibat di dalamnya. Tiongkok selalu mempertahankan sikap objektif dan tidak memihak, tetap berkomitmen untuk mempromosikan perundingan perdamaian, dan tidak pernah berdiam diri, tidak pernah mengipasi api atau berusaha mengambil keuntungan dari situasi tersebut.
Mengenai pernyataan yang dibuat oleh Amerika Serikat dalam pertemuan tersebut, Sun dengan tegas menolak informasi yang salah yang disebarkan oleh pihak AS dan tindakan mereka untuk mengalihkan kesalahan kepada Tiongkok.
"Posisi objektif dan imparsial Tiongkok, serta peran konstruktif yang telah dimainkannya, telah diakui secara luas oleh komunitas internasional. Keadilan ada di hati rakyat. Saya juga ingin menegaskan bahwa dalam isu Ukraina, setiap upaya untuk mengalihkan kesalahan kepada Tiongkok atau menjelek-jelekkan Tiongkok adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab dan pasti akan gagal. Faktanya, sejak krisis dimulai, Amerika Serikat, bukan Tiongkok, yang telah lama memasok senjata ke medan perang dan berupaya memperpanjang perang. Sekali lagi kami mendesak Amerika Serikat untuk berhenti mengalihkan kesalahan dan memainkan peran aktif dalam gencatan senjata dan perundingan perdamaian," ujar Sun.
Sun mengatakan, Tiongkok menyerukan de-eskalasi situasi sesegera mungkin, menjunjung tinggi prinsip kemanusiaan, dan berupaya memajukan perundingan perdamaian.