Shanghai, Bharata Online - Pengobatan Tradisional Tiongkok (Traditional Chinese Medicine/TCM) semakin populer di kalangan wisatawan internasional, menawarkan cara unik untuk merasakan budaya Tiongkok melalui berbagai pameran dan kegiatan kesehatan yang melibatkan partisipasi langsung.
Di Bandara Internasional Shanghai Pudong, banyak wisatawan asing terlihat mengikuti latihan Baduanjin dengan panduan staf bandara. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bandara untuk meningkatkan layanan bagi wisatawan internasional.
Mereka juga telah menyediakan pameran budaya TCM khas Shanghai, area layanan TCM, area identifikasi konstitusi tubuh, serta area interaktif pembuatan kantong aroma herbal (sachet).
"Menurut saya aromanya sangat harum. Jadi, menurut saya ini hal yang sangat menarik," ujar Leon, seorang wisatawan asal Jerman.
Di Kota Tianjin, Tiongkok Utara, Museum Pengobatan Tradisional Tiongkok menarik semakin banyak pengunjung asing berkat koleksi lengkap yang mencakup lebih dari 600 buku kuno dan spesimen, yang merekam perkembangan industri TCM di Tiongkok selama lebih dari satu abad.
"Informasinya sangat banyak. Menurut saya luar biasa melihat bangunan farmasi sebesar ini, dengan begitu banyak formula, sejarah, dan produk. Sungguh mengesankan," ujar Luis, seorang pengunjung asing.
Museum tersebut juga memiliki area pengalaman, tempat berbagai kegiatan interaktif seperti pengolahan tanaman obat dan pembuatan dupa sangat diminati oleh wisatawan asing.
"Saya mulai menyukai pengobatan tradisional Tiongkok saat berusia sekitar 16 atau 17 tahun. Dulu saya berlatih Wushu dan sempat mengalami cedera. Saya kemudian menjalani pengobatan akupunktur dan *tuina*. Sejak saat itu, saya menjadi penasaran dan mulai menggunakannya," ungkap Rui Goncalves, pengunjung asing lainnya.