Fujian, Radio Bharata Online - Kota-kota pesisir Tiongkok tengah melakukan persiapan aktif untuk menghadapi Kong-rey, topan ke-21 tahun ini, yang diperkirakan akan bergerak menuju Tiongkok dengan kecepatan 25 hingga 30 kilometer per jam.
Observatorium Meteorologi Pusat mengeluarkan peringatan topan oranye pada pukul 06:00 Kamis (30/10), yang merupakan topan terparah kedua dalam sistem pemanasan berkode warna empat tingkat Tiongkok, setelah merah dan diikuti oleh kuning dan biru.
Pukul 06:00 Kamis (30/10) pagi, pusat Kong-rey berada di Samudra Pasifik barat laut sekitar 190 kilometer tenggara Kota Taitung, Taiwan. Skala kekuatan angin maksimum di dekat pusat adalah level 16, mencapai level topan super.
Kong-rey diperkirakan akan bergerak ke barat laut dengan kecepatan 25 hingga 30 kilometer per jam. Ia akan mendarat di pantai timur Pulau Taiwan sekitar Kamis (30/10) siang, dan memasuki Selat Taiwan pada malam hari. Setelah itu, topan tersebut akan bergerak secara bertahap ke arah timur laut di dekat pantai Provinsi Fujian dan Zhejiang di Tiongkok timur, dan secara bertahap melemah menjadi siklon sedang.
Markas Besar Pengendalian Banjir dan Penanggulangan Kekeringan Tiongkok dan Kementerian Manajemen Darurat mengorganisasi departemen terkait untuk mengadakan rapat konsultasi pada hari Rabu guna menganalisis tren hujan lebat di Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, dan evolusi topan tersebut, sambil membuat pengaturan lebih lanjut untuk pekerjaan persiapan di pantai tenggara.
Para pejabat mengatakan pada rapat tersebut bahwa masih ada ketidakpastian dalam jalur pergerakan topan tersebut, yang akan berdampak kuat pada sebagian wilayah pesisir Tiongkok. Provinsi terkait harus memperhatikan dengan saksama pergerakan topan tersebut dan memperkuat pencegahan risiko di wilayah yang kemungkinan akan mengalami hujan lebat, dengan fokus khusus pada pengembalian kapal ke pelabuhan untuk berlindung, mengevakuasi pekerja lepas pantai, dan merelokasi personel di wilayah-wilayah utama.
Di wilayah yang terkena dampak topan tersebut, akan terjadi angin kencang di Selat Taiwan dan wilayah pesisir Provinsi Fujian. Untuk memastikan keselamatan transportasi kereta api, Biro Kereta Api Nasional Nanchang berencana untuk menghentikan serangkaian kereta penumpang di sepanjang wilayah yang mungkin terkena dampak mulai pukul 14.00 Kamis (30/10) hingga pukul 12.00 Jum'at (31/10).