Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok menjanjikan bantuan berkelanjutan untuk Maroko dalam operasi bantuan yang sedang berlangsung setelah gempa berkekuatan 7,0 skala Richter menghantam negara di Afrika Utara tersebut, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, dalam sebuah konferensi pers di Beijing pada hari Senin (11/9).

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat, gempa bumi melanda Maroko pada hari Jum'at (8/9) pukul 23:11 waktu setempat pada kedalaman 18,5 kilometer. Sedikitnya 2.122 orang tewas dan 2.421 lainnya terluka, menurut update terbaru dari Kementerian Dalam Negeri Maroko pada hari Minggu (10/9).

"Tiongkok sangat prihatin setelah gempa bumi kuat melanda Maroko. Presiden Xi Jinping telah menyampaikan belasungkawa kepada Raja Maroko Mohammed VI, berduka cita yang mendalam untuk para korban dan menyatakan simpati yang tulus kepada keluarga yang berduka dan yang terluka. Xi juga menyatakan keyakinannya bahwa rakyat Maroko akan mampu mengatasi dampak bencana ini dan membangun kembali tanah air mereka secepatnya," kata Mao.

"Untuk membantu Maroko dalam operasi bantuan yang sedang berlangsung, Masyarakat Palang Merah Tiongkok (Red Cross Society of China/RCSC) telah memutuskan untuk memberikan Bulan Sabit Merah Maroko uang tunai sebesar 200.000 dolar AS (sekitar 3 miliar rupiah) sebagai bantuan kemanusiaan darurat. Badan Kerjasama Pembangunan Internasional Tiongkok juga telah mengumumkan bahwa mereka akan memberikan bantuan kemanusiaan darurat kepada Maroko sesuai dengan kebutuhan orang-orang yang terkena dampak bencana. Kami akan terus memberikan bantuan sebanyak mungkin kepada Maroko sesuai dengan kebutuhannya," jelasnya.