Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok sangat mementingkan pendalaman kerja sama ekonomi dan perdagangan dengan negara-negara anggota BRICS lainnya, kata Juru Bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok, He Yongqian, dalam jumpa pers di Beijing pada hari Kamis (3/7).
Ia menyampaikan pernyataan tersebut ketika ditanya tentang prospek kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Tiongkok dan negara-negara anggota BRICS lainnya.
Jubir tersebut mengatakan negara-negara anggota BRICS mewakili pasar-pasar berkembang utama dan negara-negara berkembang di seluruh dunia, yang memiliki potensi kerja sama yang luar biasa.
"Dalam beberapa tahun terakhir, berkat upaya bersama semua pihak, mekanisme kerja sama ekonomi dan perdagangan di antara negara-negara BRICS terus ditingkatkan, dan ikatan kolaborasi ekonomi dan perdagangan semakin kuat. Pada bulan Mei tahun ini, pada Pertemuan Menteri Perdagangan BRICS ke-15 yang diadakan di Brasil, Tiongkok secara aktif mendorong konsensus di antara para pihak mengenai isu-isu seperti penguatan sistem perdagangan multilateral, tata kelola ekonomi digital, serta perdagangan dan pembangunan berkelanjutan, yang selanjutnya memperkaya substansi kerja sama ekonomi dan perdagangan BRICS. Khususnya dalam menghadapi ketegangan perdagangan saat ini, semua pihak dengan suara bulat sepakat bahwa anggota BRICS harus bersama-sama menegakkan sistem perdagangan multilateral, menentang unilateralisme dan proteksionisme perdagangan, serta melindungi hak dan kepentingan yang sah dari anggota yang sedang berkembang," jelasnya.