Shenzhen, Bharata Online - Teknologi konstruksi cerdas telah mewujudkan pembuatan modul bangunan di jalur produksi di Tiongkok.
Di kawasan industri konstruksi cerdas di Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan, jalur produksi cerdas yang dilengkapi dengan lebih dari 80 set peralatan dan robot cerdas mampu melakukan pekerjaan tersebut.
Ini adalah jalur produksi manufaktur cerdas fleksibel MiC (Modular Integrated Construction) beton pertama di dunia yang dikembangkan secara independen oleh Tiongkok.
"Dibandingkan dengan bangunan tradisional, kami telah memindahkan lebih dari 70 persen proses konstruksi ke pabrik, dan periode konstruksi kami telah dipersingkat lebih dari 60 persen," ujar Guo Zhengting, Kepala Kawasan Industri Konstruksi Cerdas.
Akibatnya, bangunan dapat dibangun tidak hanya dengan kecepatan lebih cepat, tetapi juga dengan banyak keunggulan seperti kontrol kualitas tingkat industri dan perlindungan lingkungan.
"Modul yang kita lihat sekarang beratnya sekitar 25 ton, tetapi pabrik konstruksi cerdas kami dapat menyelesaikan modul bangunan seberat 35 ton," kata Guo.
Selain itu, dengan memindai kode QR modul tersebut, orang dapat membaca informasi detailnya di ponsel pintar, termasuk berat, volume, tanggal pembuatan, dan informasi penerimaan kualitas tentang produksi dan dekorasi.
"Pasokan pasar kami di seluruh wilayah Greater Bay Area relatif besar, dan produksi pabrik kami saat ini hampir mencapai titik jenuh," tutur Guo.
Teknologi ini telah banyak diterapkan dalam berbagai skenario seperti perumahan terjangkau, pembaruan kota, sekolah, rumah sakit, hotel, dan asrama apartemen.
Hingga Mei 2026, 130 proyek percontohan yang menggunakan teknologi ini telah diimplementasikan di 24 kota di 15 provinsi di Tiongkok, dengan total luas bangunan 5,89 juta meter persegi.