Beijing, Bharata Online - Pabrik bertenaga AI dan kapal kargo bertenaga angin termasuk di antara solusi yang dipamerkan di China International Supply Chain Expo (CISCE) ke-4, yang menyoroti bagaimana inovasi membentuk transformasi hijau global.
Acara yang berlangsung dari Senin (22/6) hingga Jumat (26/6) itu menampilkan pameran rantai pasokan di bidang teknologi digital, manufaktur canggih, pertanian hijau, kehidupan sehat, kendaraan pintar, dan energi bersih, serta zona layanan rantai pasokan.
Di stan produsen panel surya terkemuka TCL Zhonghuan, model besar AI yang dikembangkan di dalam negeri meningkatkan efisiensi dan stabilitas penarikan kristal hingga 20 persen. Menurut para pejabatnya, dilatih dengan data produksi historis dalam jumlah besar, sistem ini terus mengoptimalkan parameter proses, secara langsung meningkatkan output energi hijau.
"Kami membangun model besar AI yang didukung visi. Dilatih dengan data produksi historis, model ini terus mengoptimalkan parameter produk dan proses untuk meningkatkan kinerja dan stabilitas lini produksi," ujar Shi Peng, Manajer Senior Informatisasi TCL Zhonghuan.
Di luar perusahaan individual, pameran ini juga menyoroti bahwa ekosistem industri Tiongkok menjadi tempat uji coba dan landasan peluncuran untuk solusi rendah karbon global.
Maersk, raksasa perkapalan Denmark, mempresentasikan sistem perencanaan logistik berbasis AI yang pertama kali dikembangkan di Tiongkok dan kini diluncurkan di seluruh dunia. Alat ini memungkinkan pelanggan untuk mengoptimalkan pemuatan kontainer, memangkas biaya sekaligus mengurangi jejak karbon.
"Ini sebenarnya inovasi lokal di Tiongkok dan sekarang menjadi global. Jadi, sistem ini memungkinkan pelanggan, misalnya, untuk mengoptimalkan pemuatan kontainer mereka, meningkatkan efisiensi biaya sekaligus menurunkan emisi karbon," kata Silvia Ding, Presiden Maersk Greater China.
Menurut Ding, sistem AI memangkas waktu perencanaan kontainer dari beberapa minggu menjadi hanya beberapa jam, secara signifikan meningkatkan kelancaran rantai pasokan.
Sementara itu, Airbus, yang bergabung dengan Expo untuk tahun kedua, menampilkan kapal kargo bertenaga hijau khusus yang dirancang untuk mengangkut komponen pesawat terbang.
"Alasan saya menampilkannya di sini adalah karena kapal ini memiliki bentuk unik dengan enam kolom layar rotor. Ini dapat memanfaatkan energi angin. Dalam operasi sebenarnya, ini dapat mengurangi emisi karbon hingga 50 persen," ungkap George Xu, CEO Airbus Tiongkok.
Sebagai pameran tingkat nasional pertama di dunia yang berfokus pada rantai pasokan, CISCE merupakan barang publik yang dinikmati bersama secara internasional. Pertama kali diadakan pada tahun 2023, pameran ini telah berkontribusi dalam membangun rantai industri dan pasokan global yang lebih aman, stabil, terbuka, dan inklusif.