BEIJING, Radio Bharata Online - Tiongkok pada hari Kamis merilis sebuah makalah mengenai penyelesaian konflik Palestina-Israel, yang menawarkan lima proposal untuk mendorong perdamaian, dan mencapai resolusi yang komprehensif, adil, dan langgeng terhadap masalah Palestina, termasuk segera menerapkan gencatan senjata yang komprehensif, secara efektif melindungi warga sipil, memastikan bantuan kemanusiaan, mengintensifkan mediasi diplomatik, dan mencari solusi politik.

Dalam mediasi diplomatik dengan para menteri luar negeri Arab dan Muslim, Tiongkok berupaya keras untuk memanfaatkan setiap peluang kerja sama dengan komunitas internasional, untuk mendorong gencatan senjata.  Menurut para analis, langkah sekecil apa pun untuk menuju perdamaian, akan kondusif untuk meredakan konflik.

Makalah tersebut, berjudul “Makalah Posisi Republik Rakyat Tiongkok dalam Penyelesaian Konflik Palestina-Israel,” dirilis sehari setelah presiden bergilir DK PBB untuk bulan November, Wang Yi, memimpin pertemuan tingkat tinggi Dewan Keamanan mengenai isu Palestina-Israel pada hari Rabu.

Kertas posisi tersebut mencatat, bahwa konflik Palestina-Israel saat ini telah menyebabkan banyak korban sipil dan bencana kemanusiaan yang serius. Ada tingkat kekhawatiran yang tinggi di seluruh komunitas internasional. Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam beberapa kesempatan menyatakan posisi prinsipnya mengenai situasi Palestina-Israel saat ini, dan menekankan perlunya gencatan senjata segera dan mengakhiri pertempuran, memastikan bahwa koridor kemanusiaan aman dan tanpa hambatan, dan mencegah konflik meluas.

Di antara lima usulan yang diajukan Tiongkok dalam kertas posisi untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel, penerapan gencatan senjata komprehensif dan mengakhiri pertempuran menjadi prioritas utama. (Global Times)