ISTANBUL, Radio Bharata Online - Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengecam keras serangan militer Israel ke Iran dan Palestina, menyebutnya sebagai pelanggaran berat hukum internasional dan bentuk nyata penolakan terhadap perdamaian global. Hal itu disampaikannya dalam Konferensi Tingkat Menteri ke-51 Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Istanbul.

Ia juga mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap situasi kemanusiaan di Jalur Gaza yang semakin memburuk sejak agresi Israel dimulai pada Oktober 2023.

Menurut Sugiono, Israel tidak hanya melakukan serangan militer, tetapi juga menghalangi bantuan kemanusiaan dan terus melakukan pengusiran paksa terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Sugiono mendesak semua negara anggota OKI untuk memperkuat kolaborasi diplomatik guna menekan Israel agar menghentikan pelanggaran hukum internasional. Selain itu ia juga mengusulkan peningkatan kerja sama ekonomi antaranggota OKI sebagai bagian dari penguatan solidaritas dunia Islam.

Serangan Israel ke Iran selama sembilan hari terakhir dilaporkan menewaskan lebih dari 400 warga Iran dan melukai sedikitnya 3.056 orang. Sementara di Gaza, lebih dari 55.900 warga Palestina—mayoritas perempuan dan anak-anak—telah menjadi korban sejak Oktober 2023. [Antara]