Tiongkok, Bharata Online - Xi Jinping, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT), memimpin rapat Biro Politik Komite Sentral PKT untuk mempelajari dan mengatur pekerjaan terkait pengendalian banjir dan penanggulangan kekeringan pada hari Selasa (30/6) di Beijing.

Tiongkok diperkirakan akan mengalami lebih banyak peristiwa cuaca dan iklim ekstrem daripada biasanya pada musim banjir utama tahun ini, dengan kekeringan dan banjir terjadi bersamaan, menurut rapat tersebut. Rapat tersebut mendesak semua daerah dan departemen terkait untuk mengambil langkah-langkah konkret guna memastikan pengendalian banjir, penanggulangan kekeringan, tanggap darurat, dan mitigasi bencana yang efektif.

Menekankan bahwa melindungi nyawa manusia tetap menjadi prioritas utama, rapat tersebut menyerukan langkah-langkah untuk memperkuat pengendalian banjir di sungai dan danau utama, dan menyoroti perlunya memberikan perhatian besar pada risiko pergantian mendadak antara kekeringan dan banjir, serta memperkuat pengelolaan dan distribusi sumber air secara terpadu.

Rapat tersebut juga menggarisbawahi perlunya memastikan keselamatan infrastruktur utama dan proyek konstruksi yang sedang berlangsung selama musim banjir, dan meningkatkan perlindungan infrastruktur pertanian.

Pertemuan tersebut mencatat bahwa penyelamatan darurat dan bantuan bencana harus cepat dan efisien, dan persiapan pasukan tanggap darurat, peralatan, dan perbekalan harus ditingkatkan, serta menyerukan upaya untuk memperkuat kapasitas akar rumput dalam pencegahan, mitigasi, dan penanggulangan banjir.

Menurut pertemuan tersebut, para pejabat di semua tingkatan harus secara tegas menetapkan dan mempraktikkan pemahaman yang benar tentang apa artinya berkinerja baik. Organisasi Partai akar rumput, anggota Partai, dan pejabat harus berupaya untuk secara efektif melindungi nyawa dan harta benda masyarakat serta menjaga stabilitas sosial secara keseluruhan.