Hangzhou, Radio Bharata Online - Pesawat listrik yang dikembangkan sendiri oleh Tiongkok, AG60E, berhasil menyelesaikan penerbangan pertamanya di Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur pada hari Rabu (3/1), menurut Perusahaan Industri Penerbangan Tiongkok.

Tim pengembangan pesawat ini melakukan berbagai tugas selama pelayaran perdananya, mulai dari menguji sistem kontrol motor dan elektronik hingga memilih baterai dan memverifikasi integrasi sistem penggerak listrik. Mereka juga mempelajari desain keselamatan dan kelaikan udara serta penelitian teknis untuk pesawat listrik.

Diproduksi oleh Tongfei Yema, anak perusahaan dari Aviation Industry Corp of China, AG60E memiliki panjang 6,9 meter dengan lebar sayap 8,6 meter. Dengan kemampuan terbang di ketinggian 3.600 meter dan kecepatan rata-rata maksimum 218 kilometer per jam, pesawat ini merupakan peningkatan teknologi dari pendahulunya, AG60 yang berbahan bakar bensin.

Dilengkapi dengan sistem instrumen penerbangan elektronik MGL dan perangkat komunikasi, AG60E melayani berbagai tujuan, mulai dari pelatihan pilot hingga penerbangan rekreasi yang kompetitif, perjalanan pribadi, dan bahkan pendaratan di landasan pacu yang tidak beraspal.

Penerbangan perdana yang sukses ini tidak hanya menandai era transformatif dalam dunia penerbangan, tetapi juga diharapkan dapat mendorong pengembangan aeronautika di ketinggian rendah.