Beijing, Bharata Online - Setiap serangan yang disengaja terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB sama sekali tidak dapat diterima dan harus segera dihentikan, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing pada hari Senin (30/3).
Mao menyampaikan pernyataan tersebut sebagai tanggapan atas pertanyaan media mengenai serangan Israel di Lebanon selatan, yang menewaskan seorang penjaga perdamaian PBB.
"Tiongkok mengutuk keras serangan terhadap Pasukan Sementara PBB di Lebanon, berduka atas para korban dan menyampaikan simpati kepada yang terluka. Setiap serangan yang disengaja terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB secara serius melanggar hukum humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701, sama sekali tidak dapat diterima dan harus segera dihentikan. Tiongkok mendesak pihak-pihak terkait untuk meredakan situasi dan mengambil langkah-langkah konkret untuk menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian PBB," ujarnya.