Victoria, Bharata Online - Wakil Presiden Tiongkok, Han Zheng, menyerukan pendalaman kemitraan strategis dan perluasan kerja sama praktis dengan Seychelles.

Selama kunjungannya ke negara kepulauan tersebut dari Sabtu (28/3) hingga Senin (30/3), Han bertemu dengan Presiden Patrick Herminie dan Wakil Presiden Sebastien Pillay dan menghadiri resepsi yang menandai peringatan 50 tahun hubungan Tiongkok-Seychelles.

Dalam pembicaraan dengan Herminie, Han menyampaikan salam hangat dan harapan terbaik dari Presiden Tiongkok, Xi Jinping.

Karena tahun ini menandai peringatan 50 tahun hubungan bilateral, Han menggambarkan hubungan Tiongkok-Seychelles sebagai model persahabatan yang tulus, kesetaraan, saling membantu, dan kerja sama yang saling menguntungkan antara negara-negara dengan ukuran yang berbeda.

Selama KTT Beijing Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika atau Forum on China-Africa Cooperation (FOCAC) yang diadakan pada September 2024, kedua negara meningkatkan hubungan mereka menjadi kemitraan strategis.

Han mengatakan kunjungannya bertujuan untuk menindaklanjuti konsensus penting yang dicapai oleh kedua kepala negara dan lebih memperdalam kemitraan strategis, serta memuji dukungan kuat Seychelles pada isu-isu yang menyangkut kepentingan inti Tiongkok.

Seiring dengan pengumuman Xi baru-baru ini tentang keputusan Tiongkok untuk menerapkan kebijakan tarif nol terhadap 53 negara Afrika yang memiliki hubungan diplomatik dengan Tiongkok mulai 1 Mei tahun ini, Tiongkok dan Seychelles telah mencapai konsensus tentang pengaturan awal untuk perjanjian kemitraan ekonomi untuk pembangunan bersama, kata Han.

Ia menyerukan kedua belah pihak untuk bekerja sama guna memastikan bahwa Seychelles terus mendapatkan manfaat dari kebijakan tarif nol.

Tiongkok tetap berkomitmen pada multilateralisme sejati dan siap bekerja sama dengan Seychelles untuk menegakkan keadilan dan kesetaraan internasional, serta kepentingan bersama negara-negara berkembang, kata Han.

Sementara itu, Herminie meminta Han untuk menyampaikan salam dan harapan terbaiknya kepada Xi, seraya mencatat bahwa hubungan Seychelles-Tiongkok berada dalam kondisi terbaik yang pernah ada.

Seychelles teguh berpegang pada kebijakan satu Tiongkok dan sangat menghargai inisiatif global utama yang diusulkan oleh presiden Tiongkok, kata Herminie.

Seychelles siap untuk memperdalam kerja sama dengan Tiongkok di berbagai bidang dan mendorong perkembangan hubungan bilateral yang lebih besar, tambahnya.

Dalam pertemuannya dengan Pillay, Han mengatakan bahwa pertukaran antara kedua kepala negara memainkan peran penting dalam hubungan bilateral.

Kedua negara harus memperkuat pertukaran di berbagai tingkatan, termasuk pemerintah, lembaga legislatif, partai politik, interaksi antar masyarakat, dan entitas subnasional, untuk lebih memperdalam kepercayaan timbal balik politik, katanya.

Tiongkok mendukung Seychelles dalam mempertahankan kemerdekaannya dan mengejar jalur modernisasi yang sesuai dengan kondisi nasionalnya, kata Han, seraya menambahkan bahwa kedua pihak harus memperkuat keselarasan strategis untuk memanfaatkan peluang kerja sama.

Ia juga menyatakan harapan bahwa Seychelles akan memanfaatkan kebijakan tarif nol dengan baik untuk memberikan lebih banyak manfaat bagi kerja sama bilateral dan rakyatnya.

Kedua pihak juga harus memperkuat pertukaran budaya dan antar masyarakat untuk memperkuat dukungan publik terhadap hubungan bilateral, katanya.

Pillay mengatakan kerja sama Seychelles-Tiongkok telah mempertahankan momentum yang kuat, sepenuhnya mencerminkan persahabatan persaudaraan mereka.

Seychelles bersedia belajar dari pengalaman Partai Komunis Tiongkok dalam tata kelola pemerintahan dan untuk lebih memperdalam pertukaran dan kerja sama di berbagai bidang, katanya.

Seychelles berharap dapat memperoleh manfaat dari kebijakan tarif nol dan berfungsi sebagai pusat transit untuk barang-barang Tiongkok yang memasuki pasar Afrika, tambahnya.

Pada resepsi yang menandai peringatan 50 tahun hubungan diplomatik, Han mengatakan bahwa "50 tahun emas" hubungan Tiongkok-Seychelles layak untuk diperingati bersama.

Tiongkok siap bekerja sama dengan Seychelles untuk memanfaatkan diplomasi kepala negara untuk panduan strategis, memperdalam saling percaya politik, memperluas kerja sama praktis, dan memperkuat ikatan antar masyarakat sehingga hasil yang lebih nyata akan bermanfaat bagi kedua bangsa, katanya.

Mengingat tahun ini juga menandai peringatan 70 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Tiongkok dan negara-negara Afrika, Han mengatakan Tiongkok bersedia bekerja sama dengan negara-negara Afrika, termasuk Seychelles, untuk mengimplementasikan hasil KTT FOCAC Beijing dan mempercepat pembangunan komunitas Tiongkok-Afrika yang solid dengan masa depan bersama untuk era baru.

Selama kunjungannya, Han, didampingi oleh Pillay, melakukan kunjungan ke proyek Pusat Penyiaran dan Televisi Seychelles yang dibantu Tiongkok. Proyek yang diserahkan pada Maret 2025 ini merupakan pencapaian baru dalam kerja sama persahabatan bilateral.