Pyongyang, Bharata Online - Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, mengatakan pada hari Jumat (10/4) bahwa Tiongkok bersedia bekerja sama dengan Korea Utara (Korut) untuk bersama-sama mengimplementasikan konsensus penting yang dicapai oleh para pemimpin tertinggi kedua partai dan kedua negara, dan untuk mendorong kerja sama praktis.

Wang, yang juga Anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok, menyampaikan pernyataan tersebut saat bertemu dengan Kim Jong Un, Sekretaris Jenderal Partai Buruh Korea dan Presiden Urusan Negara Korea Utara.

Wang menyampaikan salam hangat dari Xi Jinping, Sekretaris Jenderal Komite Sentral PKT, kepada Kim dan dengan hangat mengucapkan selamat atas keberhasilan penyelenggaraan Kongres ke-9 Partai Buruh Korea dan Majelis Rakyat Tertinggi ke-15 Korea Utara.

Ia menyatakan keyakinan teguh bahwa di bawah kepemimpinan yang kuat dari Komite Sentral Partai Buruh Korea yang dipimpin oleh Kim, dan dengan upaya bersama seluruh rakyat Korea Utara, perjuangan sosialis negara itu akan terus mencapai puncak baru.

Wang mengingat bahwa Kim Jong-un melakukan kunjungan yang sukses ke Tiongkok September lalu dan menghadiri peringatan 80 tahun kemenangan dalam Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok melawan Agresi Jepang dan Perang Anti-Fasis Dunia. Selama kunjungan tersebut, Xi dan Kim Jong-un mengadakan pertemuan bersejarah yang memberikan arahan strategis dan membuka prospek baru bagi hubungan Tiongkok-Korea Utara. Ia mengatakan Tiongkok siap untuk mengintensifkan pertukaran dan interaksi dengan Korea Utara untuk memberikan makna kontemporer baru pada persahabatan tradisional antara kedua negara.

Xi telah menunjukkan bahwa baik Tiongkok maupun Korea Utara adalah negara sosialis yang dipimpin oleh partai komunis, yang memiliki cita-cita, keyakinan, dan tujuan yang sama, kata Wang, seraya menambahkan bahwa dalam menghadapi situasi internasional yang kompleks dan bergejolak, kedua negara harus dengan tegas melindungi kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan masing-masing, lebih memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam urusan internasional dan regional utama, dan memberikan kontribusi yang semestinya untuk melindungi kepentingan bersama negara-negara berkembang serta menjaga perdamaian dan pembangunan dunia.

Kim menyampaikan sambutan hangat kepada Wang, kepala delegasi Tiongkok yang berkunjung, dan dengan ramah memintanya untuk menyampaikan salam hangat dan harapan terbaiknya kepada Xi.

Kim mencatat bahwa ia masih mengingat dengan jelas pertemuannya dengan Xi selama kunjungannya ke Tiongkok pada September tahun lalu. Ia menyatakan kegembiraannya melihat konsensus penting yang dicapai antara dirinya dan Xi diimplementasikan secara konkret, mencatat bahwa hubungan antara Korea Utara dan Tiongkok telah meningkat ke tingkat yang baru, sejalan dengan keinginan dan aspirasi kedua partai dan kedua bangsa.

Kim menekankan bahwa mengingat perubahan dramatis saat ini dalam situasi internasional, memperdalam dan mengembangkan hubungan Korea Utara-Tiongkok melayani kepentingan bersama kedua negara dan merupakan keinginan teguh dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh partai dan pemerintah Korea Utara.

Ia menegaskan dukungan penuh Korea Utara untuk visi membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia dan empat inisiatif global yang diusulkan oleh Xi. Ia juga menyatakan dukungan kuat untuk posisi sah Tiongkok dan semua upaya dalam menjaga kedaulatan nasional dan integritas wilayahnya, seperti pada masalah Taiwan.

Kim mengatakan bahwa Korea Utara bersedia mengambil cetak biru besar yang ditetapkan oleh Kongres ke-9 Partai Buruh Korea sebagai kesempatan untuk terus memperdalam persahabatan dan hubungan kerja sama yang berpusat pada sosialisme dengan Tiongkok.

Korea Utara berkomitmen untuk memperkuat pertukaran tingkat tinggi, meningkatkan komunikasi strategis, memberikan dukungan timbal balik yang teguh, dan memajukan perkembangan tujuan sosialis kedua negara masing-masing, sehingga dapat berkontribusi pada kesejahteraan kedua bangsa dan perdamaian serta stabilitas dunia, katanya.

Atas undangan Kementerian Luar Negeri Korea Utara, Wang mengunjungi Korea Utara dari Kamis (9/4) hingga Jumat (10/4).

Selama kunjungannya, Wang mengadakan pembicaraan mendalam dengan Menteri Luar Negeri Korea Utara, Choe Son Hui, dan memberikan penghormatan di makam para martir Relawan Rakyat Tiongkok yang terletak di Kabupaten Kangdong.