BEIJING, Radio Bharata Online - Raksasa teknologi Tiongkok Baidu mengatakan bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) akan lebih terintegrasi secara luas ke dunia nyata pada tahun 2023.

Laporan dari  Science and Technology Daily, menyebut Baidu Research, lembaga penelitian AI terkemuka yang diprakarsai oleh Baidu, merilis prediksinya untuk 10 tren teknologi teratas tahun 2023, termasuk pembangunan model besar, konvergensi digital-nyata, simbiosis virtual-nyata, mengemudi otonom, robotika, komputasi ilmiah, kuantum komputasi, dll.

Menurut institut tersebut, saat ini pusat komputasi cerdas, platform pembelajaran mendalam, dan model AI telah berkembang untuk membentuk infrastruktur AI baru. Dalam beberapa tahun ke depan, pembangunan infrastruktur AI baru ini akan menjadi salah satu pilar penting perkembangan ekonomi digital.

Zhang Yaqin, dekan Institut Riset Industri AI  mengatakan, sebagai salah satu teknologi fundamental paling penting dari Revolusi Industri Keempat, AI telah dan akan terus mengubah masyarakat manusia secara mendalam.

Penelitian Baidu juga mencatat bahwa dengan mengandalkan basis intelijen yang solid, web 3.0, metaverse, penggerak otonom, konten yang dihasilkan AI, dan teknologi kuantum akan mengantarkan peluang industri baru pada tahun 2023. Ini menunjukkan bahwa teknologi Web 3.0 akan menciptakan ruang web baru yang multi-terpusat, lebih terbuka, adil, dan aman di mana pengguna dapat bertukar informasi dan nilai dengan lebih aman.

 Pada tahun 2023, komersialisasi pengemudian otonom di kota-kota besar di Tiongkok akan mengalami pertumbuhan simultan baik dalam cakupan operasi maupun ukuran armada. “Masyarakat digital masa depan akan dibangun di atas jaringan cerdas canggih, Internet of Things, blockchain, dan bentuk infrastruktur baru lainnya, dengan interaksi alami manusia-komputer dan AI yang berfungsi sebagai platform interaksi utama.

Teknologi simbiosis virtual-real akan menggabungkan dunia fisik dan digital, meningkatkan pengalaman dan kemampuan kami di kedua ranah tersebut," kata Zhao Qinping, seorang akademisi di Akademi Teknik Tiongkok. Ini adalah tahun keempat berturut-turut Baidu Research merilis 10 prospek tren teknologi teratasnya. (shine.cn)