KHARTOUM, Radio Bharata Online - Setelah melalui proses evakuasi yang berjalan rumit, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengatakan pasukan Inggris berhasil mengevakuasi para diplomat beserta keluarganya dari Sudan. Sunak mengucapkan rasa terima kasihnya atas proses evakuasi yang dia anggap sulit, setelah adanya ancaman kekerasan yang signifikan terhadap para staf kedutaan besar.
Seperti dikutip dari Reuters, Sunak memberikan penghormatan atas komitmen para diplomat kita dan keberanian anggota militer kita yang menjalankan operasi yang sulit ini. Ia juga menambahkan akan terus mencoba setiap langkah untuk mengakhiri pertumpahan darah di Sudan dan menjamin keamanan warga Inggris yang masih berada di negara itu.
Sementara, Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan bahwa pasukan Inggris berpartisipasi dalam operasi penyelamatan bersama Amerika Serikat, Prancis, serta beberapa sekutu yang namanya tidak disebutkan. Wallace menginformasikan bahwa ada lebih dari 1.200 anggota militer yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut.
Sebelumnya, Militer AS telah mengevakuasi diplomat Amerika dan keluarga mereka dari Khartoum. Hal itu diketahui dari Pasukan Dukungan Cepat (RSF) tentara paramiliter Sudan. RSF menyebut enam pesawat digunakan dalam misi pagi hari Minggu (23/4). RSF mengatakan bahwa mereka telah bekerja sama dengan AS untuk mengkoordinasikan evakuasi. Tidak jelas berapa banyak orang yang diterbangkan dalam evakuasi itu.
sumber: OKEZONE