Beijing, Radio Bharata Online - Terobosan dalam model kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang besar membantu menciptakan generasi baru robot servis yang cukup pintar untuk berinteraksi secara alami dengan manusia dan melakukan tugas-tugas yang kompleks di Tiongkok.
Dataa Robotics, misalnya, adalah salah satu dari sekian banyak perusahaan Tiongkok yang memanfaatkan kemajuan dalam model AI visual, gerakan, dan bahasa yang besar seperti ChatGPT untuk membantu robot servis berevolusi.
Dengan perintah suara sederhana, gagasan terbaru mereka dapat membuat kopi, membuang sampah ke tempat sampah, dan bahkan menembak bola basket.
"Robot ini dapat memahami maksud dari orang yang dilayaninya dan mengidentifikasi berbagai objek dalam waktu singkat. Dari segi kemampuan geraknya, robot ini dapat mengatasi sejumlah besar skenario yang rumit. Secara umum, kita semakin dekat ke arah kecerdasan umum buatan dengan munculnya model-model besar," kata Zhao Ke, Wakil Presiden Dataa Robotics.
Pihak lain di industri ini mengatakan bahwa perubahan terbesar yang dibawa oleh model AI besar adalah peningkatan kemampuan robot untuk memahami bahasa yang rumit dan memberikan balasan yang logis dan bermakna. Kemajuan tersebut diyakini sangat menjanjikan untuk robot layanan yang digunakan dalam industri seperti pendidikan, keuangan, dan perawatan kesehatan.
Tapi tetap saja, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menerjemahkan peningkatan teknologi ke dalam peningkatan yang nyata.
"Karena robot adalah proyek yang dibangun dengan perangkat lunak dan perangkat keras, maka diperlukan terobosan teknologi untuk mengubah perintah model AI yang besar dengan cepat menjadi gerakan robot," jelas Liu Kewei, Direktur teknis grup bisnis platform cloud di iFLYTEK.
Sementara itu, para pejabat semakin mengincar masa depan robotik.
"Negara kami adalah pasar robot terbesar dan memiliki skenario aplikasi terkaya untuk robot di dunia. Kami memiliki kondisi dan kemampuan untuk memanfaatkan perubahan dan peluang serta menyumbangkan lebih banyak solusi dan kebijaksanaan untuk pembangunan global," kata Xin Guobin, Wakil Menteri Industri dan Teknologi Informasi Tiongkok pada Konferensi Robot Dunia 2023 di Beijing.
Data dari kementerian menunjukkan bahwa produksi robot servis Tiongkok mencapai 3,53 juta set pada paruh pertama tahun 2023, naik 9,6 persen dari tahun ke tahun.