BEIJING, Radio Bharata Online - Pada resepsi mewah yang memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Tiongkok-Prancis di pusat kota Beijing pada hari Kamis, Presiden Xi Jinping dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan pidato video, dan menyuarakan harapan untuk membawa hubungan ke tingkat yang lebih tinggi.
Xi mengatakan bahwa dalam 60 tahun ke depan, Tiongkok dan Perancis akan bekerja sama untuk menciptakan kejayaan yang lebih besar.
Ketika meminta kedua belah pihak untuk terus mengembangkan hubungan bilateral, Xi menetapkan tujuan yang jelas yaitu "menanggapi ketidakpastian dunia, dengan stabilitas hubungan Tiongkok-Prancis".
Di antara anggota Uni Eropa, Perancis adalah mitra dagang terbesar ketiga bagi Tiongkok, dan sumber investasi aktual terbesar ketiga. Tiongkok adalah mitra dagang utama Perancis di Asia, dan terbesar ketujuh di dunia.
Selama 60 tahun terakhir, volume perdagangan bilateral tahunan telah melonjak lebih dari 800 kali lipat hingga mencapai 81,2 miliar dolar Amerika pada tahun 2022.
Dalam hal kerja sama bilateral yang saling menguntungkan, Xi mengatakan, Beijing dan Paris harus memperdalam kerja sama tradisional, dan “secara aktif memanfaatkan potensi kerja sama di bidang-bidang baru” seperti industri ramah lingkungan dan energi ramah lingkungan.
Mengenai kerja sama di tingkat internasional, Xi mengatakan kedua belah pihak harus bersama-sama mendukung dunia multipolar yang setara dan teratur, serta globalisasi ekonomi inklusif yang menguntungkan semua pihak, memberikan kontribusi lebih lanjut Tiongkok-Prancis untuk menjaga perdamaian dan stabilitas dunia, serta mengatasi tantangan global.
Dalam pidato videonya, Macron mengatakan Tahun Kebudayaan dan Pariwisata harus digunakan sebagai kesempatan untuk interaksi yang lebih erat antara kedua bangsa, terutama kaum muda, guna memperkuat landasan bagi masa depan hubungan Perancis-Tiongkok.
Kedua negara, saat ini memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan tujuan ambisius yang ditetapkan pada tahun 1964, dan bersama-sama membangun kemitraan yang memenuhi kebutuhan kedua bangsa, dan berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas dunia. Paris siap bekerja sama dengan Beijing untuk mengatasi tantangan global, dan berkontribusi pada penyelesaian krisis internasional. (China Daily)