New York, Bharata Online - Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, mengatakan pada hari Rabu (25/3) bahwa Tiongkok memiliki kemauan dan kemampuan untuk memberikan kontribusi baru bagi tata kelola kelautan global.
Wang, yang juga Anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok, menyampaikan pernyataan tersebut saat berpidato dalam pertemuan komite persiapan Konferensi Para Pihak untuk Perjanjian Keanekaragaman Hayati di Luar Yurisdiksi Nasional atau Biodiversity Beyond National Jurisdiction (BBNJ) melalui tautan video.
Wang mengatakan bahwa BBNJ Agreement menandai keberhasilan multilateralisme, dan juga merupakan tonggak penting dalam tata kelola kelautan global.
Implementasi penuh dan efektif BBNJ Agreement sangat penting bagi kesejahteraan bersama seluruh umat manusia, kata Wang, seraya menambahkan bahwa Tiongkok adalah pendukung, pembela, dan pembangun Perserikatan Bangsa-Bangsa yang teguh.
Menurutnya, dalam menghadapi situasi internasional yang bergejolak, Tiongkok dengan tegas menjunjung tinggi posisi sentral Perserikatan Bangsa-Bangsa dan tetap menjadi pilar multilateralisme.
Mencatat bahwa Tiongkok memiliki peradaban maritim yang panjang dan mendalam, Wang mengatakan bahwa Tiongkok saat ini juga berkomitmen untuk mempromosikan modernisasi yang menampilkan koeksistensi harmonis antara umat manusia dan alam.
Wang mengatakan, Tiongkok telah mengusulkan untuk menjadi tuan rumah Sekretariat perjanjian tersebut di Xiamen, yang menunjukkan tanggung jawab negara berkembang utama.
Tiongkok bersedia bekerja sama dengan semua pihak untuk mempromosikan implementasi penuh dan efektif dari BBNJ Agreement dan bersama-sama membangun tata kelola kelautan global yang lebih adil dan masuk akal, katanya.