Beijing, Radio Bharata Online - Mempromosikan inovasi ilmiah dan teknologi adalah salah satu langkah penting untuk memajukan pengembangan kerja sama berkualitas tinggi di bawah Prakarsa Sabuk dan Jalan atau Belt and Road Initiative (BRI).
Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Tiongkok, Xi Jinping, hari ini (18/10) dalam pidato utamanya pada upacara pembukaan Forum Sabuk dan Jalan (BRF) ketiga tentang Kerja Sama Internasional di Beijing.
"Penting untuk mempromosikan inovasi ilmiah dan teknologi. Tiongkok akan terus mengimplementasikan Rencana Aksi Inovasi Iptek Satu Sabuk Satu Jalan, mengadakan Konferensi Pertukaran Iptek Satu Sabuk Satu Jalan yang pertama, meningkatkan jumlah laboratorium bersama yang dibangun bersama dengan pihak lain menjadi 100 dalam lima tahun ke depan, dan mendukung partisipasi ilmuwan muda dari negara lain dalam program kerja jangka pendek di Tiongkok," ujar Xi.
"Pada forum kali ini, Tiongkok akan meluncurkan Inisiatif Tata Kelola Global Kecerdasan Buatan. Kami bersedia untuk memperkuat pertukaran dan dialog dengan negara-negara lain untuk bersama-sama mempromosikan pengembangan kecerdasan buatan yang sehat, teratur dan aman di dunia," kata Xi Jinping.
Perwakilan dari lebih dari 140 negara dan lebih dari 30 organisasi internasional telah tiba di ibu kota Tiongkok untuk berpartisipasi dalam acara penting tersebut, yang berlangsung dari tanggal 17 hingga 18 Oktober 2023.
Forum tersebut merupakan acara diplomatik paling penting bagi Tiongkok tahun ini, serta peringatan paling penting dari ulang tahun ke-10 Prakarsa Sabuk dan Jalan.
Perlu diingat bahwa forum pertama diadakan pada tahun 2017 dan yang kedua pada tahun 2019.