Beijing, Bharata Online - Presiden Myanmar, Min Aung Hlaing, menyoroti persahabatan dan saling percaya antara Myanmar dan Tiongkok, serta menambahkan bahwa persahabatan "Pauk-Phaw" antara kedua negara akan semakin diperkuat.

Dalam sebuah wawancara dengan China Media Group pada hari Rabu (17/6) di Beijing selama kunjungan kenegaraan lima harinya ke Tiongkok yang berakhir pada hari Jumat (19/6), Presiden itu mengatakan Myanmar dan Tiongkok memiliki persahabatan historis yang mendalam yang harus diteruskan dan dibangun di masa depan.

"Myanmar dan Tiongkok memiliki sejarah pertukaran yang panjang. Sebagai tetangga yang bersahabat, kedua negara berbagi perbatasan yang membentang lebih dari 2.000 kilometer. Kita tidak hanya menikmati persahabatan 'Swe Myo' 'Pauk-Phaw', tetapi juga telah mencapai konsensus untuk membangun komunitas Myanmar-Tiongkok yang saling menguntungkan dengan masa depan bersama dalam suka dan duka. Saya percaya bahwa, dalam mengembangkan hubungan bilateral, Myanmar dan Tiongkok bukan hanya tetangga yang berbagi perbatasan -- kita juga harus meneruskan dan mempromosikan persahabatan bilateral tradisional kita," ujarnya.

Ia juga memberikan penjelasan rinci tentang persahabatan "Pauk-Phaw", terkait makna dan signifikansinya, sambil menekankan bahwa Myanmar akan terus menjadi tetangga yang bersahabat bagi Tiongkok.

"Sejarah pertukaran persahabatan antara Myanmar dan Tiongkok panjang dan mendalam. 'Pauk-Phaw' berarti saudara. Istilah 'Swe Myo' merujuk pada kekerabatan sedarah, dan juga mewakili hubungan yang sangat dekat dan dapat dipercaya. Kami menggunakan istilah seperti 'Swe Myo' dan 'Pauk-Phaw' untuk menggambarkan Myanmar dan Tiongkok sebagai saudara yang memiliki garis keturunan yang sama. Kerja sama antara Myanmar dan Tiongkok sangat luas dan beragam cakupannya. Baik saat ini maupun untuk jangka panjang, kami berkomitmen teguh untuk terus memperdalam kerja sama bilateral, dan untuk terus memperkuat saling percaya dan memelihara persahabatan. Kami akan bekerja sama untuk mempromosikan solidaritas dan kolaborasi regional. Ini adalah jalan terbaik ke depan, dan Myanmar akan terus menjadi tetangga yang bersahabat bagi Tiongkok," jelasnya.