Shenzhen, Radio Bharata Online - Dalam China Hi-Tech Fair (CHTF) ke-25 yang baru saja berakhir, para ilmuwan Tiongkok meluncurkan berbagai produk berteknologi tinggi termasuk sel fotovoltaik transparan penuh, robot lunak, dan kompor masak bertenaga listrik.

Dengan tema "Menguatkan Kekuatan Inovasi, Meningkatkan Kualitas Pembangunan", pameran ini berlangsung dari hari Rabu (15/11) sampai Minggu (19/11) di pusat teknologi Shenzhen, Tiongkok selatan. Acara itu mempertemukan 4.925 peserta pameran dari 105 negara dan wilayah di seluruh dunia untuk memamerkan produk dan teknologi terbaru mereka.

Selama lima hari, pameran dengan tema seperti energi bersih dan teknologi rendah karbon menjadi pusat perhatian. Salah satu pameran yang menarik perhatian adalah sel fotovoltaik transparan penuh yang baru dikembangkan yang dapat menggunakan bahan semikonduktor baru untuk menangkap energi yang tidak terlihat dan mengubahnya menjadi listrik.

"Bahan semikonduktor ini hanya menyerap sinar ultraviolet dan inframerah yang tidak terlihat dari sinar matahari, memastikan bahwa spektrum cahaya yang terlihat, termasuk merah, oranye, kuning, hijau, cyan, biru, dan ungu, dapat melewati kaca kami tanpa halangan apa pun," ujar Qin Tianshi seorang profesor di Sekolah Elektronik Fleksibel dan Universitas Sun Yat-sen di Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan.

Produk lain yang mengesankan adalah robot lunak, terbuat dari bahan silikon, dan dirancang berdasarkan struktur buaya. Robot ini tidak hanya memiliki kemampuan amfibi, tetapi juga dapat menyelesaikan tugas-tugas dalam skenario yang kompleks.

Selain itu, produk ramah lingkungan lainnya adalah kompor masak bertenaga listrik, yang menjanjikan alternatif yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi. Alat canggih ini menghilangkan kebutuhan akan bahan bakar tradisional seperti gas cair atau gas alam, dan hanya mengandalkan listrik bersih sebagai sumber tenaganya, dan alat ini dapat memasak dengan api terbuka tanpa sumber bahan bakar konvensional.

Konsep kompor bertenaga listrik mungkin terdengar asing bagi banyak orang, karena kompor ini menantang metode konvensional menggunakan bahan bakar fosil untuk memasak. Alat revolusioner ini menawarkan banyak manfaat, terutama dalam hal kelestarian lingkungan dan konservasi energi. Dengan hanya mengandalkan listrik, alat ini secara signifikan mengurangi emisi karbon dan polutan yang terkait dengan pembakaran bahan bakar tradisional, menjadikannya pilihan yang lebih ramah lingkungan untuk memasak.

"Alat ini menggunakan listrik sebagai satu-satunya sumber energi. Dengan demikian, alat ini tidak menghasilkan emisi gas berbahaya seperti karbon dioksida dan karbon monoksida di seluruh proses pembakaran," ujar Duan Chenhui, salah satu peserta pameran.

Selain perusahaan-perusahaan dalam negeri, acara ini juga diikuti oleh para peserta pameran dari 105 negara dan wilayah, termasuk Rusia, Australia, dan Hongaria, untuk memamerkan teknologi dan produk terbaru mereka.

Pameran tahunan China Hi-tech Fair, yang diresmikan pada tahun 1999, merupakan pameran sains dan teknologi terbesar dan paling berpengaruh di Tiongkok.