Shanghai, Bharata Online - Seiring dengan berlangsungnya pembangunan dan persiapan di berbagai lokasi untuk ajang China International Import Expo (CIIE) mendatang di Shanghai, sebuah agen kecerdasan buatan (AI) yang berbasis pada orkestrasi multi-agen telah diperkenalkan untuk mendukung layanan telekomunikasi di acara tersebut.
Agen AI ini memungkinkan pemantauan lokasi CIIE selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu tanpa henti. Hal ini mengubah model dukungan jaringan tradisional untuk acara berskala besar, yang sebelumnya mengandalkan pemantauan layar secara manual, inspeksi langsung di lokasi, dan penanganan berbasis pengalaman, menjadi pendekatan yang mengalihkan layanan telekomunikasi dari sekadar "perbaikan setelah insiden" menuju "peringatan dini sebelum insiden terjadi".
"Kami mendapati bahwa kerumunan orang cenderung berkumpul di area barang konsumsi dan area produk pertanian serta pangan. Dulu, kami harus mengerahkan staf untuk melakukan inspeksi di lokasi, sementara tim di pusat kendali melakukan penyesuaian, proses yang setidaknya memakan waktu 30 menit untuk diselesaikan. Kini, dengan adanya agen AI, kami dapat menyesuaikan sumber daya jaringan secara waktu nyata (real-time)," ujar Dai Gaojie, Kepala Dukungan Jaringan Seluler untuk Shanghai Telecom di CIIE.
Tahun ini, 1.400 perangkat Wi-Fi 7 generasi terbaru telah dipasang dan ditingkatkan di seluruh lokasi CIIE. Infrastruktur ini menghadirkan cakupan jaringan 5G-A 10-gigabit yang mampu mendukung hingga 200.000 pengguna secara daring dalam waktu bersamaan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan untuk berbagai aktivitas seperti siaran langsung berdefinisi tinggi (HD) dan negosiasi bisnis secara daring.
CIIE, yang merupakan salah satu pameran dagang terbesar di dunia, akan menggelar edisi ke-9 pada tanggal 5 hingga 10 November 2026 di National Exhibition and Convention Center (Shanghai).