WENCHANG, Radio Bharata Online - Menurut Badan Antariksa Nasional Tiongkok (CNSA), Pesawat ruang angkasa Chang'e 6, ekspedisi robotik Tiongkok berikutnya ke bulan, dijadwalkan mendarat di permukaan bulan pada paruh pertama 2024, dan akan ditugaskan untuk membawa kembali sampel dari sisi jauh bulan.

Pemerintah mengatakan dalam rilis berita pada hari Rabu, bahwa komponen penyelidikan Chang'e 6 sudah diangkut dengan dua pesawat kargo militer ke Haikou, ibu kota provinsi Hainan, pada hari Senin dan Selasa, dan kemudian dibawa dengan truk ke Pusat Peluncuran Luar Angkasa Wenchang di pantai timur Pulau Hainan.

CNSA mengatakan, pesawat luar angkasa tersebut akan dirakit dan menjalani pemeriksaan pra-peluncuran, sementara pekerjaan persiapan sedang dilakukan pada semua sistem, yang terlibat dalam misi mendatang.

Seperti Chang'e 5, pendahulunya, pesawat ruang angkasa Chang'e 6 adalah produk dari Akademi Teknologi Luar Angkasa Tiongkok di Beijing, dan juga terdiri dari empat komponen yakni pengorbit, pendarat, peluncur, dan modul masuk kembali.  Proses operasionalnya akan meniru proses Chang'e 5. Setelah wahana mencapai orbit bulan, komponen-komponennya akan terpisah menjadi dua bagian, dengan modul pengorbit dan masuk kembali tetap berada di orbit sementara pendarat dan peluncur menuju ke permukaan bulan.

Kombinasi pendarat dan peluncur akan melakukan pendaratan lunak, dan kemudian mulai menggunakan bor dan lengan mekanis untuk mengumpulkan batuan dan tanah bulan.

Setelah operasi permukaan selesai, roket peluncur akan mengangkatnya kembali ke orbit bulan, untuk berlabuh dengan modul masuk kembali.  Proses ini akan mentransfer sampel ke modul, yang akan membawanya ke Bumi.

Untuk diketahui, Amerika Serikat, Rusia, dan Tiongkok telah membawa sampel bulan kembali ke Bumi, namun tidak ada yang pernah memperoleh tanah dari sisi terjauh bulan.

Gaya pasang surut di Bumi memperlambat rotasi bulan hingga sisi yang sama selalu menghadap Bumi. Sisi lain, yang sebagian besar tidak pernah terlihat dari Bumi adalah sisi terjauh Bulan, dan telah menjadi subjek budaya populer sejak era Apollo. (gov.cn)